PETISI.CO
Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti.
OLAHRAGA

Berjuang di Olimpiade Tokyo 2020, Ini Harapan Ketua DPD RI

JAKARTA, PETISI.CO – Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, berharap para atlet bisa meraih prestasi maksimal pada Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Dia mengajak seluruh masyarakat memberikan dukungan kepada kontingen Indonesia.

“Mari kita doakan agar perjalanan kontingen RI lancar, dan bisa mengikuti Olimpiade Tokyo dengan sebaik-baiknya serta mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya dalam siaran persnya, Minggu (11/7/2021).

Kontingen Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade 2020, Tokyo, 23 Juli-8 Agustus mendatang, telah resmi dilepas Presiden Joko Widodo. Di pesta olahraga dunia itu, Indonesia berkekuatan 28 atlet.

Dari total 33 cabang olahraga yang dipertandingkan, para atlet Indonesia akan tampil di 8 cabang, yaitu atletik, panahan, rowing, menembak, bulutangkis, angkat besi, renang, dan selancar.

Bulutangkis masih menjadi harapan utama Indonesia untuk meraih medali emas. Tim bulutangkis Indonesia sendiri sudah ke Jepang pada Kamis (8/7/2021), sekitar pukul 23.15 WIB.

Setelah menjalani karantina sebagai syarat selama masa pandemi Covid-19, tim bulutangkis Indonesia lebih dulu akan melakukan pemusatan latihan di prefektur Kumamoto, untuk mematangkan tim sebelum bertanding.

Baca Juga :  Dandim 0817/ Gresik Tutup Kejurkab Pencak Silat Gresik Tahun 2019

Rencananya, cabang bulutangkis Olimpiade Tokyo akan dipertandingkan di Musashino Forest Sport Plaza pada 24 Juli-2 Agustus. “Saya sangat yakin tim bulutangkis Indonesia akan memberikan hasil yang baik, seperti sebelum-sebelumnya,” tambah La Nyalla.

Masyarakat Indonesia menaruh harapan besar kepada ganda putra yang diwakili Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, serta ganda campuran yang diwakili Praveen Jordan/Melati Daeva. “Saya optimistis mereka bisa pulang membawa medali emas,” ucapnya.

Bukan hanya bulutangkis, La Nyalla memiliki keyakinan para atlet bisa memberikan prestasi yang maksimal bagi bangsa. Karena itu, dia mengajak masyarakat Indonesia selalu memberikan dukungan kepada kontingen kita.

“Dukungan masyarakat akan memberikan semangat untuk para atlet. Saya yakin para atlet yang dibantu ofisial akan mengharumkan nama Indonesia,” tuturnya.

Mantan Ketua Umum PSSI itu berharap para atlet berjuang maksimal untuk memperbaiki peringkat Indonesia. Prestasi bisa dioptimalkan, sehingga peringkat Indonesia bisa lebih baik dibanding olimpiade sebelumnya. “Kalau bisa, Indonesia masuk 20 besar,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Minta Uji Klinis Ivermectin Yang Diklaim Bisa Bunuh SARS-CoV-2

Pada Olimpiade Rio de Janeiro tahun 2016, kontingen Indonesia berhasil menempati peringkat 46 dunia lewat raihan satu medali emas dan dua perak.

Saat itu, medali emas Indonesia dipersembahkan cabang olahraga bulutangkis di sektor ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Dua perak didapat dari lifter Sri Wahyuni di kelas 48 kg dan Eko Yuli Irawan di kelas 62 kg.

La Nyalla pun berpesan agar kontingen Indonesia terus menjaga kesehatan selama di Jepang. Kontingen Indonesia diminta mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Karena, walaupun kontingen Indonesia yang berangkat sudah divaksin semua, tapi ancaman Covid masih ada apalagi Pemerintah Jepang sudah mengumumkan status darurat Covid-19 untuk Tokyo,” paparnya.

Pemerintah Jepang juga sudah memutuskan Olimpiade Tokyo digelar tanpa penonton menyusul kasus virus Corona yang meningkat. Gubernur Tokyo melarang fans untuk masuk ke stadion dan arena olimpiade sehingga Olimpiade Tokyo akan menjadi acara khusus TV.

Baca Juga :  Ketua DPD RI: Pemkot Surabaya Kurang Perhatian Dengan Pengusaha Lokal

Senator asal Jawa Timur itu menyebut perhelatan olahraga tanpa penonton memang tidak ideal. Namun, La Nyalla meyakini atlet Indonesia tetap akan memberikan penampilan yang maksimal.

“Dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia akan terus mengalir untuk keberhasilan kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo,” ujarnya.

Kontingen Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, terdiri dari 28 atlet dan 17 ofisial. Rombongan ini dipimpin Roslan P Roeslani sebagai Chef de Mission.

Jika tidak ada perubahan, pembawa bendera Merah Putih Kontingen Indonesia dalam defile pembukaan adalah Nurul Akmal dan Rio Waida.

Nurul Akmal merupakan lifter kelas +87 kg, yang dinyatakan lolos setelah berhasil menempati peringkat 6 kualifikasi Olimpiade. Sementara Rio merupakan atlet selancar ombak, yang lolos pada nomor shortboard putra. (bm)

terkait

Porprov VI 2019, Tuban Incar 10 Besar

redaksi

PSID Jombang Bergeliat, Pjs Bupati Setiajit Merasa Bangga

redaksi

Hari Lansia Nasional ke 21, Bupati Jember Senam Bersama 3000 Lansia

redaksi