BATU, PETISI.CO – Ketua Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Pesanggrahan, Subhan SPd saat ditemui di lokasi Gantangan Mayangsari, Rabu (14/10/2020) menjelaskan perkembangan usaha desa yang dikelolanya. Tercatat PAD (Pendapatan Asli Desa) pada akhir tahun 2019, Bumdes ini sudah menyetorkan uang senilai Rp 83 juta.
Dalam keteranganya, Subhan memberi gambaran bahwa Bumdes yang juga bernama Mayangsari ini lebih menitikberatkan pada optimasi potensi yang ada di lingkup desa.
“Kita lebih banyak pada usaha jasa, UPK (Unit Pengelola Keuangan), penyewaan gedung dan pujasera, sementara itu yang kita optimalkan, area yang ada di sekitar balai Desa Pesanggrahan,” ujarnya.
Pada tahun keduanya sebagai ketua, Subhan tetap optimis akan adanya pengembangan-pengembangan lainya kedepan mulai dari wisata edukasi pertanian, pengelolaan sampah, hingga kerjasama antar Bumdes dari desa lain.
“Ini kita tahun depan sudah merencanakan untuk memanfaatkan tanah kas desa yang ada di Sawahrojo sebelah timur Hotel Orchid, itu ada sekitar 1 hektar dan memang basisnya pertanian, nanti kita tetap olah sebagai pertanian tapi endingnya nanti juga menjadi wisata,” jelasnya.
Di hari yang sama, ada gebrakan baru dari Bumdes ini dengan diadakanya launching Gantangan Mayangsari yang merupakan salah satu aset yang baru selesai dibuat. Posisinya berdiri tepat di belakang balai Desa Pesanggrahan.
“Yang baru ini kita kerjasama dengan penghobi burung berkicau, paling tidak ini nanti menjadi pusat keramaian sehingga berdampak pada usaha kecil dan penjual yang ada disini untuk peningkatan ekonomi dan otomatis nanti akan meningkatkan PAD,” terang Subhan.
Sementara itu, Kepala Desa Pesanggrahan, Imam Wahyu SPd memberi dukungan kepada Bumdes Mayangsari termasuk inisiasi launching gantangan perdana ini dan tentu pihaknya juga tetap mengupayakan penyediaan protokol kesehatan.
“Alhamdulillah adanya gantangan ini mendapat respon masyarakat yang baik sekali lebih-lebih pada kondisi pandemi seperti ini secara perekonomian kan harus jalan, kita harus melalui yang namanya protokol kesehatan, kita siapkan tempat cuci tangan, thermo gun wajib pakai masker, termasuk jaga jarak,” paparnya. (eka)







