PETISI.CO
Bunda Genre, Rini Indriani Ero Cahyadi bersama Plt Kepala DP5A, Antiek Sugiharti.
PERISTIWA

Bunda Genre Godok Formulasi Penangan KB dan Stunting

SURABAYA, PETISI.CO – Bunda Generasi Berencana (Genre), Rini Indriani Eri Cahyadi tengah mempersiapkan formulasi penanganan permasalahan KB dan stunting di Kota Surabaya.

Dua permasalahan itu dinilainya cukup kompleks, sehingga dalam penanganannya butuh kekompakan dari berbagai pihak. Terlebih di situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Sedang kita susun untuk itu. Bisa jadi pertemuan secara virtual tetapi kita kemas dengan konsep yang berbeda dan semenarik mungkin,” kata Rini, Rabu (10/3/2021).

Oleh karena itu, untuk tahap awal ini dirinya akan berupaya menggencarkan sosialisasi, namun tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Pendaftaran Penerimaan Anggota Polri Polda Sulsel Diperpanjang

“Kita berikan pengertian atau sosialisasi secara berkala,” jelasnya

Sebenarnya kata Rini, untuk menekan angka stunting ini langkah pencegahan dan pengobatan tidak hanya dilakukan kepada anak, tetapi harus turut melihat faktor orang tuanya.

“Jadi yang utama adalah faktor orang tua maupun keluarga. Nah faktor orang tua ini lah yang mempengaruhi psikologis anak, gizi, nutrisi hingga kebersihannya,” terangnya.

Ketua Penggerak PKK Kota Surabaya ini memastikan bakal menggandeng pihak dari dinas-dinas terkait, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pertanian hingga Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Camat Ledok Ombo Jember Gagas Gerakan Semagi  

Rini menyebut langkah kolaborasi itu sebagai bentuk tindak lanjut dari program yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun provinsi serta program wali kota.

“Untuk program yang sudah ada kita lanjutkan. Kemudian kita akan berkolaborasi, nanti saya bersama kader akan berupaya untuk menekan angka stunting,” pungkasnya. (nan)

terkait

Pria Tua Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Jalur Pasuruan-Probolinggo

redaksi

Waspada, Kasus Bangkalan Berpotensi Seperti Awal Ledakan Kasus India

redaksi

Sekda Sinjai Kunjungi Posko Pencegahan Virus Corona di Sinjai Barong

redaksi