BONDOWOSO, PETISI.CO – Bondowoso kota tape ini, sangat tren dengan wisata yang terus bermunculan. Satu persatu destinasi wisata desa mulai diresmikan. Setelah sebelumnya Bupati Bondowoso, Salwa Arifin, meresmikan desa wisata Tirta Agung di Desa Sukosari Kidul, Kecamatan Sumber Wringin, Sabtu (13/4/2019) kemarin, kali ini, orang nomor satu di Bondowoso itu, kembali meresmikan wisata desa Wisata Bukit Luwik (WBL) di Desa Tapen.
Bupati Bondowoso mengapresiasi terhadap Pemerintah Desa (Pemdes)Tepen yang telah berhasil menggali potensi desa.
Menurutnya, keberhasilan itu akan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat desa. Oleh sebab itu, pihaknya menyerukan kepada masyarakat Desa Tapen agar banyak bersyukur. “Saya mengapresiasi atas adanya wisata bukit luwik ini, Allah memberikan rezeki untuk bisa dikelola sebaik baiknya dan jangan merusak alam,” ujar Salwa, Minggu (14/4/2019).
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Tapen, Rita Riani mengatakan, bahwa Wisata Bukit Luwik ini terbilang wisata desa pendatang baru. Pemdes Tapen, baru mulai membabatnya pada awal Januari 2019. Dibandingkan dengan desa wisata daerah lain, wisata yang dikelola Pemdes Tapen, bisa dikatakan mengalami perkembangan pesat.
“Wisata Bukit Luwik ini, baru dibangun sekitar dua bulan yang lalu. Alhamdulillah sekarang sudah bisa diresmikan oleh Bupati,” kata Rita.
Seraya mengatakan, tingkat kunjungan wisatanya pun telah mencapai 2000 pengunjung. Namun hasil retribusi selama ini masih digunakan untuk kepentingan pembangunan wisata ini. “Hasil itu kita masih gunakan untuk biaya pembangunan. Kedepan kita masih akan melakukan pengembangan-pengembangan agar wisata ini, makin menarik serta dan pengunjung semakin meningkat,” jelasnya .
Pantauan di lokasi, Bupati Bondowoso melepas balon sebagai tanda diresmikannnya Wisata Bukit Luwik, ia beserta jajarannya disuguhkan oleh penampilan tarian kesenian dan pertunjukan singo ulung.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Inf. Tarmudji, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora), Harry Patriantono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Abdurrahman, dan juga tamu undangan lain. (latif)





