Bupati Gresik Raih Penghargaan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI

oleh
Penyerahan piagam penghargaan

GRESIK, PETISI.CO – Bertempat di Balai Desa Mojotengah, Kec. Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Ir. H. Jonahar, menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia/Kepala Badan Pertanahan Nasional kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Senin (10/1/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kepala Dinas Pertanahan Gresik Nanang Setiawan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik Suyono, Camat Balongpanggang Moch. Jusuf Ansyori serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Gresik, Gunawan Purna Atmaja.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengungkapkan, rasa kebahagiaan tersendiri melihat program PTSL di Kabupaten Gresik berjalan sangat baik, dengan adanya kolaborasi baik dari pemerintah kabupaten, BPN, Universitas dan otomatis didukung oleh Forkopimda.

“Ada semacam sinergitas yang hebat, yang mana sering digaungkan bahwa di era saat ini sudah saatnya melakukan kolaborasi, bukan kompetisi yang tidak sehat. Dan apalagi hari ini ditambah pasukan baik dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) serta Karang Taruna dan Remaja Mesjid untuk merealisasikan program PTSL bisa berjalan dengan baik,” ungkap Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik.

Kakanwil BPN Prov Jatim Jonahar dalam keterangannya menegaskan, bahwa Kab. Gresik akan menjadi percontohan skala nasional untuk kolaborasi yang apik antar sektor, baik dari pemerintah, universitas, serta Kepolisian dan TNI.

Pihaknya juga sangat mendukung untuk tercapainya target Kabupaten Gresik Lengkap tahun 2022. Menurutnya, apabila target tersebut bisa tercapai, maka Gresik akan menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang meraih target tersebut.

Selanjutnya, Kepala BPN Kabupaten Gresik Asep Heri, menjelaskan, bahwa untuk tahun 2022 BPN Kabupaten Gresik menargetkan 58 desa, pada tiga kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Balongpanggang sebanyak 25 desa, Kecamatan Benjeng 23 desa, dan Kecamatan Menganti untuk sementara 10 desa.

“Bidangan yang akan dirancang pada tahun 2022 sebanyak 45.000 peta bidang dan 40.000 sertifikat atas hak tanah,” terangnya.

Sementara, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, menambahkan, akan mendukung penuh pemerintah Kabupaten Gresik dalam program PTSL yang dapat bermanfaat bagi warga masyarakat, karena memberi rasa aman dan kepastian bagi warga pemegang sertifikat.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan sertifikat hak atas tanah atas nama Pemkab Gresik sebanyak 21 bidang, PSU Perumahan kota baru Driyorejo sebanyak 1 bidang, PLN sebanyak 7 bidang, wakaf NU sebanyak 11 bidang dan Muhammadiyah 4 bidang, Kementrian PUPR sebanyak 2 bidang dan masyarakat Desa Setro Menganti sebanyak 5 bidang.

Dalam kesempatan tersebut dihadapan undangan, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama kantor pertanahan Kabupaten Gresik dengan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), yang diwakili oleh Rektor UMG Dr. Eko Budi Leksono ST, MT dan Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, yang diwakili oleh Dekan FH UWK Surabaya Dr. Umi Enggarsari SH, M.Hum.

Selain itu juga dilaksanakan deklarasi dukungan program PTSL 2022, oleh perwakilan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Kepala Desa se Kecamatan Balongpanggang, Banser, KOKAM, Mahasiswa KKN dari UNMUH Gresik dan UWK Surabaya, Karang taruna dan Remaja Masjid. (bah)

No More Posts Available.

No more pages to load.