Bupati Jember Bantu Ratusan Warga Penyandang Disabilitas

oleh
Para difabel di Pendopo Wahyawibawagraha Jember.

JEMBER, PETISI.CO – Bertempat di Pendopo Wahyawibawagraha,  Bupati Jember dr. Faida, Kamis (26/4/2017) memberikan bantuan kaki dan tangan palsu terhadap ratusan warga Jember penyandang disabilitas.

Raut wajah gembira hari itu tampak terlihat di wajah mereka. Seperti yang diutarakan penerima kaki buatan, Wakik (42), warga Desa Tanggul Wetan Kecamatan Tanggul yang kesehariannya bekerja sebagai kurir atau pengantar buah di pasar Jember maupun Lumajang.

“Alhamdulillah, saya gembira mendapat bantuan kaki palsu ini,” katanya.

Masih kata Wakik, dirinya kehilangan salah satu kaki  akibat kecelakaan saat bekerja, pasca kecelakaan dirinya masih sempat bekerja hingga tahun 2015 yang kemudian buah milik majikannya beralih, dan dia pun tak bekerja hingga sekarang.

“Sekarang kerjaan serabutan, tapi gak papa yang penting halal,” ujarnya.

Lebih lanjut Wakik bersyukur dengan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jember yang telah memberinya kaki buatan yang dapat mempermudah dalam mencari nafkah sehari-hari.

“Saya bersyukur dengan adanya bantuan kaki palsu ini dapat meringankan gerak saya untuk mencari nafkah sehari-hari,” tuturnya.

Bupati Jember dr. Faida

Wakik berharap adanya perhatian dari Pemkab tidak hanya dengan bantuan kaki buatan, namun juga pelatihan kerja dan juga modal kerja agar dapat mandiri.  Selain itu juga pendidikan anak dengan membebaskan biaya pendidikan maupun kelengkapan sekolah.

Hal senada disampaikan Muhammad Jupri (56), warga Desa Patemon Kecamatan Tanggul yang kehilangan kaki kanannya. Dirinya mengungkapkan kegimbaraanya saat menerima kaki buatan terebut.

“Senang sekali dapat bantuan kaki palsu dari Pemda dan Bupati langsung yang ngasihkan,” ujarnya.

Jupri, begitulah panggilan akrabnya mengaku merasa senang dengan bantuan kaki palsu. Menurutnya dirinya kini tak lagi susah untuk beraktifitas sehari-hari.

Kini dia dapat beraktifitas seperti layaknya orang normal sebelum menjadi korban kecelakaan lalu lintas 20 tahun yang lalu.

Sementara itu Bupati Jember dr. Hj.Faida, MMR saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan,  Pemerintah Kabupaten Jember tetap berkomitmen memberikan warga difabel fasilitas yang sama di pelayanan publik atau umum lainya. Baik instansi pemerintah, BUMN maupun swasta.

“Pemkab Jember berupaya maksimal untuk memberikan fasilitas yang sama dengan masyarakat lainnya bagi warga difabel,” katanya.

Bupati perempuan ini juga menjelaskan, bahwa harus ada sinergi semua pihak dalam membangun Kabupaten Jember kedepan lebih baik. Dengan Anggaran Pemkab Jember yang terbatas, perlunya dukungan dari pihak swasta yang dapat menyalurkan bantuan sosial melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Seperti saat ini, pembagian bantuan kaki dan tangan buatan bagi warga difabel,” ujarnya.(yud)