PETISI.CO
Bupati Jember, Hendy Siswanto
PEMERINTAHAN

Bupati Jember Diminta Mempertanggung Jawabkan Dana Covid-19 Rp 107 Miliar

JEMBER, PETISI.CO – Temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) atas Dana Covid-19 Pemkab Jember sebesar Rp 107 Miliar pada era Pemerintahan Faida, atas rekomendasi BPK, Bupati Jember Ir H Hendy Siswamto diminta mempertanggung jawabkannya.

Saat Bupati Jember, Hendy Siswanto, menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD tahun anggaran 2020 kepada DPRD Jember, pada Selasa, (22/6/2021).

Perlu diketahui, LPP APBD yang disampaikan Bupati Hendy merupakan pertanggung jawaban anggaran saat pemerintahan Bupati Faida.

Hendy mengatakan, yang paling krusial adalah masih ada anggaran yang masih belum bisa dipertanggungjawabkan, padahal BPK sudah melakukan pemeriksaan akhir.

Baca Juga :  Kerugian Lahan Sawah Yang Rusak Akibat Banjir Diperkirakan Puluhan Miliar

Ia merasa sedih, dengan adanya anggaran yang menjadi temuan BPK tersebut.

“Ada anggaran 107 M ini yang membuat saya sangat sedih sekali, terus terang saja bagaimana cara menyelesaikan kami belum bisa melihat ini,” tutur Hendy, kepada sejumlah wartawan pada saat gelaran usai.

“Kami diberi waktu dua bulan atau 60 hari. Dan saat ini 30 hari sudah hilang ini, untuk menjawab LHP terakhir dari BPK itu,” lanjutnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan LPP APBD 2020 kepada DPRD Jember. Setelah itu katanya, pihaknya tinggal menunggu pandangan fraksi, bagaimana fraksi akan menilai itu, dan selanjutnya ia akan menjawab pandangan fraksi tersebut.

Baca Juga :  Camat Tongas: Isolasi Pemudik dari Zona Merah

“Dan tentunya ini beriringan pararel dengan akhir 60 hari harus kami harus segera melaporkan laporan pertanggungjawaban ke BPK,” ungkapnya.

Lebih jauh, Hendy mengatakan hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan SPJ dan data terkait temuan tersebut.

“Menurut teman-teman itu 107M, sudah diselesaikan, hanya saja tidak ada SPJ nya, katanya begitu, tapi saya belum dapat data ini,” pungkasnya.

Ia juga menyampaikan pihaknya sudah berusaha untuk membantu hal tersebut, namun, tawarannya itu belum dapat di terima 100 persen.

Baca Juga :  Bupati Jember Salurkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai bagi Kaum Duafa, Difabel, dan Lansia

“Saya melihat secara pribadi, cukup sulit untuk di pertanggung jawabkan, karena begini, saya akan membayar. Saya akan mengatakan pekerjaan itu diterima kalau pekerjaan itu di kerjakan sebelum tanggal 31 Desember 2020,” akhirnya. (mmt/ar)

terkait

11 Pasien Covid -19 dari Kabupaten Sinjai Diberangkatkan ke Makasar

redaksi

Serah Terima Jabatan Plt Bupati Tulungagung

redaksi

Kota Probolinggo Kembangkan Program Smart City

redaksi