Jember, petisi.co – Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., resmi melantik Akhmad Helmi Luqman, S.Sos. sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Selasa (25/11/2025). Prosesi pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Wahyawibawagraha. Momentum ini guna untuk menata kembali manajemen pemerintahan menjelang berlakunya SOTK baru awal 2026.
Bupati Jember menyampaikan terima kasih juga penghargaan kepada pejabat sebelumnya, karena telah bekerja sangat baik meskipun masa penugasannya terbatas oleh aturan.
“Setiap pergantian posisi dilakukan dengan penuh kehati-hatian, agar tidak mengganggu proses pengambilan kebijakan, termasuk pembahasan APBD,” kata bupati.
Bupati juga menyinggung perjalanan kepemimpinannya selama delapan hingga sembilan bulan terakhir. Bupati Jember menuntut kerja cepat dan konsisten.
“Saya datang dengan tekad besar untuk tanah kelahiran saya, banyak yang saya pertaruhkan untuk berada di sini. Karena itu saya butuh kerja keras dan kerja cepat dari kita semua,” ujarnya.
Gus Fawait menegaskan. Dirinya tidak pernah melepas tanggung jawab kepada para bawahan. “Ketika saya membuat kebijakan, saya ikut pasang badan. Saya bukan tipe pemimpin yang membiarkan anak buah terkena masalah selama semua prosedur diikuti,” imbuh bupati.
Bupati juga menyoroti persoalan berat yang masih dihadapi Jember, terutama tingkat kemiskinan yang menurutnya harus segera ditekan di bawah 200 ribu penduduk. Ia menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan sektoral, melainkan membutuhkan kerja bersama seluruh OPD agar program pengentasan berjalan optimal.
Ia juga mengingatkan bahwa Jember sedang berada pada momentum besar, terutama setelah pemerintah pusat dan provinsi memberikan kepercayaan berupa pembukaan rute penerbangan Jember–Halim dan Jember–Ngurah Rai.
“Menurut Ibu Gubernur, di tengah kelangkaan pesawat pasca pandemi, Jember justru diberi kepercayaan seperti ini belum tentu terulang lima atau sepuluh tahun ke depan,” tegas Bupati.
Gus Fawait kemudian memberikan instruksi khusus untuk mendata warga fakir miskin yang belum mendapat bantuan dalam waktu dua hari. “Tolong cari warga yang benar-benar fakir. Kita akan turun langsung. Dosa kalau kita biarkan mereka,” ujarnya.
Pj Sekda Akhmad Helmi Luqman usai dilantik menegaskan. Komitmennya meneruskan capaian Sekda sebelumnya. “Yang sudah baik akan kami lanjutkan, dan performanya akan kami tingkatkan. Fokus kami adalah AKI, AKB, stunting, serta penurunan angka kemiskinan,” imbuhnya.
Helmi juga menekankan pentingnya sinergi dengan legislatif, kepala OPD, camat, dan Dinsos untuk pelayanan publik yang lebih maksimal. Pelantikan ini menjadi langkah awal penguatan kinerja birokrasi di Kabupaten Jember.
Dengan arah kerja yang terukur, sinergi lintas sektor, dan penegasan komitmen pelayanan publik, pemerintah daerah berharap percepatan pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (zen)







