PETISI.CO
upati Bondowoso Salwa Arifin saat melantik pejabat eselon IV dan III di pondopo kabupaten
PEMERINTAHAN

Bupati Salwa Arifin Mutasi Puluhan Pejabat Eselon IV dan III di Lingkungan Pemkab Bondowoso

BONDOWOSO, PETISI.CO – Bupati Salwa Arifin, melakukan mutasi terhadap 58 pejabat eselon IV dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bondowoso.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap pejabat tersebut, berlangsung di pondopo Kabupaten, Rabu (17/11/2021).

Dalam pengambilan sumpah jabatan, Bupati, mengatakan, pejabat yang dilantik adalah orang yang memiliki cakrawala pengetahuan, wawasan luas, dan kemampuan untuk memajukan organisasi dari berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Khususnya terhadap pelayanan masyarakat,” kata orang nomor satu di Bondowoso itu.

Tak hanya itu, Salwa Arifin, juga berpesan agar selalu memperhatikan aturan-aturan hukum yang berlaku dalam melakukan tugasnya.

Baca Juga :  Bupati Salwa Arifin Beri Reward Para Atlet Tingkat Nasional dan Regional

Kami berharap kepada seluruh pejabat untuk lebih meningkatkan kinerjanya secara optimal, memperteguh komitmen, dedikasi dan profesional.

“Karena jabatan adalah sebuah penghargaan, kepercayaan dan amanah yang harus dilaksanakan sebaik mungkin,” harapnya.

Sementara itu, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso, Asnawi Sabil, melalui Kepala Bidang (Kabid) Mutasi, Promosi dan Pengembangan ASN, Diana Nurbayanti, menyebutkan, mutasi para pejabat hari ini sudah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Salah satunya sudah melalui Tim Penilai Kinerja (TPK).

“Bagaimanapun proses-prosesnya, kita tetap memperhatikan kebutuhan organisasi, penyegaran serta penyesuaian basis kompetensinya,” cetusnya.

Baca Juga :  Tahun 2019, Tersisa Dua Jalan Tol di Jatim yang Belum Dibangun

Lebih lanjut ia menegaskan, mutasi saat ini juga telah menghitung. Mengingat akan ada efisiensi terhadap jumlah pejabata eselon IV dan III atau administrator.

Hal ini berkaitan dengan rencana akan ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang nantinya digabung dan dipisah pada tahun 2022.

“Akan ada efisiensi terhadap jumlah-jumlah pejabat. Hari ini kami sudah mulai berhitung, sehingga 2022 nanti, tidak ada pejabat yang tidak dapat tempat,” pungkasnya. (tif)

terkait

Pemkab Sumenep Luncurkan Program Sembako Sekaligus Penyerahan Simbolis KKS

redaksi

ESDM Jatim: Tambang Ilegal Sifatnya Hit and Run

redaksi

Pemkab Bondowoso Akan Renovasi 352 Rumah Tidak Layak Huni

redaksi