PETISI.CO
Bupati, Wabup, Sekda saat menyampaikan data terkini pandemik Covid-19.
PEMERINTAHAN

Bupati Sampaikan Data Pandemik Covid-19 di Kabupaten Sijunjung  

SIJUNJUNG, PETISI.COBupati Sijunjung menyampaikan data terkini Pandemik Covid-19 Kabupaten Sijunjung digelar di Aula Utama Lansek Manih Kantor Bupati Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (17/04/2020)

Yuswir Arifin Bupati menyampaikan data terkini Pandemik Covid-19 tingkat Kabupaten Sijunjung didampingi Arrival Boy SH, Wabup, Jefnihan, Sekda, Kepada OPD dan Badan, sejumlah awak media cetak elektronik dan online.

Wartawan petisi.co meliput Bupati, Wabup, Sekda saat menyampaikan data terkini pandemik Covid-19.

“Laporan terakhir sejak ditetapkan Sijunjung tanggap darurat Covid-19, 23 Maret lalu, baru 3 orang masuk dalam PDP. Ketiganya dinyatakan negatif. Sedangkan yang masuk ODP sebanyak 24 orang dengan tanda-tanda yang bersangkutan dalam suhu badannya 38 derajat celsius,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Membanggakan, Sijunjung Punya Varietas Padi Baru Lampai Sirandah

Lebih lanjut orang nomor satu di Pemkab Sijunjung menyampaikan sejak pemerintah Pusat menetapkan status darurat mulai (23/03) sampai saat ini Kabupaten Sijunjung masih belum ada warga yang dinyatakan positif Covid-19. Untuk memutus mata rantai penanganan pandemik Covid-19 tim gugus tugas telah membuat stiker yang disebarkan ke nagari-nagari, untuk mendata warga sekaligus untuk memantau para perantau pulang kampung yang perlu dilakukan isolasi mandiri.

“Kepada walinagari dan aparat nagari untuk selalu membuat laporan, bila ada perantau atau orang baru yang datang ke nagari mereka, supaya dilakukan isolasi mandiri,” ujar Yuswir.

Baca Juga :  Jembatan Klitih Penghubungn Antar Desa Diresmikan Bupati Jombang

Menanggapi pertanyaan petisi.co menghadapi warga Sijunjung yang pulang dari rantau menjelang Puasa dan Idul Fitri yang tidak bisa dicegah?

“Himbauan Pemerintah Pusat Provinsi Kabupaten Kota terkait memutus Pandemik Covid-19 kepada perantau untuk tidak pulang kampung, tetapi kalau terpaksa, pemkab menyiapkan tempat isolasi yaitu gedung SKB dan lantai 3 RSUD Sijunjung agar mereka diketahui orang tersebut mengidap atau tidak dan kalau dinyatakan sehat oleh tenaga medis sesuai SOP. Maka para perantau akan dipulangkan kerumah masing-masing,” ujar bupati. (gus)

terkait

5 Tahun Berjalan, Program PFK Jangkau 87.000 KRTP

redaksi

Tahun 2020 Disnak Tulungagung Punya Formula Baru untuk Pengawasan Kandang Ternak

redaksi

Forkopimka Mojoanyar Berikan Pembekalan Anggaran Satlinmas

redaksi