Surabaya, petisi.co – Memasuki masa reses DPRD Surabaya tahun sidang kedua masa sidang kedua, Anggota Komisi A Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utomo, melakukan kegiatan jaring aspirasi bersama warga RW 5 Kelurahan Pakis, pada Jumat (6/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, ia menjelaskan fungsi DPRD serta kebijakan Pemkot Surabaya, sekaligus mendengarkan berbagai permasalahan yang menjadi perhatian warga.
Warga mengadu bahwa banjir masih terjadi di beberapa titik dengan ketinggian yang bahkan meningkat, meskipun telah mengusulkan pembuatan sudetan atau drainase baru.
Cahyo menyatakan akan mengecek aspek teknik sipil seperti elevasi tanah dan alur air, serta akan menanyakan terkait solusi teknis kepada dinas terkait.
“Pemkot memiliki tenaga ahli dalam masalah drainase yang seringkali tidak sama dengan permintaan warga, nanti akan kami tanyakan ke dinas pemecahannya,” ujarnya.
Selain itu, di perbatasan RW 5 dan RW 1 dekat gereja terdapat bosem yang kurang terawat dan menjadi tempat penumpukan sampah, padahal permasalahan ini sudah pernah disampaikan sebelumnya.
“Kami telah memberikan masukan sebelumnya, namun belum mendapatkan tanggapan, nanti akan disampaikan dalam Musrembang Kota,” tegasnya.
Pengurus RT dan RW juga menyampaikan potensi longsor di sepanjang Jalan Kembang Kuning dekat Masjid Rahmat. Cahyo menekankan bahwa antisipasi perlu dilakukan dan usulan ini sebaiknya masuk dalam anggaran kota langsung.
Berkaitan dengan keluhan minimnya informasi ketika proposal tidak terakomodasi dan sulitnya proses pengajuan, Cahyo menyatakan bahwa diperlukan komunikasi koordinasi antara dinas pelaksanaan dengan kewilayahan, serta pemberitahuan terlebih dahulu sebelum pembangunan dilaksanakan.
“Jika usulan belum terealisasi, pemerintah perlu meinformasikan penyebabnya kepada warga agar tidak merasa bingung,” ujarnya.
Selanjutnya, Cahyo akan meminta salinan usulan dari warga dan mengkonfirmasikannya ke dinas terkait untuk mengetahui perkembangannya.
“Jika ada urgensi, kita akan mendorong agar permasalahan dapat diselesaikan lebih cepat dan memberikan penjelasan kembali kepada warga,” pungkasnya. (joe)








