PETISI.CO
Pemkot Mojokerto mendapatkan bantuan pangan sebanyak 150 paket. Berupa 2 kaleng ikan sarden, 2 kaleng ikan tuna, 1 tas berisi olahan ikan beku sebanyak 10 buah dengan total berat 5 kg dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.
PERISTIWA

Cegah Stunting, Ning Ita Kampanyekan Gemarikan

MOJOKERTO, PETISI.CO – Gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan), terus digaungkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Langkah ini, tidak lepas untuk mencegah kondisi gagal pertumbuhan pada anak bayi dan usia dini (stunting). Untuk itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh masyarakat agar lebih sering mengonsumsi ikan sebagai sumber protein utama bagi anak.

Kampanye Gemarikan yang diselenggarakan di Gedung Pramuka, turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Nur Chasanah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Happy Dwi Prasetyawan, Kepala Seksi Akses Pasar, Promosi dan Logistik Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Farida dan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan).

Baca Juga :  Waka ADM KPH Bondowoso Pimpin Sertijab Asper BKPH Sumber Wringin

“Ikan merupakan salah satu penyumbang protein paling besar. Terlebih, protein tersebut jika di rupiahkan sangat murah. Untuk itu, kami ajak melalui Kampanye Gemarikan. Agar, kebutuhan pangan sehari-hari seimbang sehingga dapat mencegah terjadinya anak mengalami stunting,” kata Ning Ita, sapaan akrab wali kota, Selasa (18/8/2020).

Melalui gerakan memasyarakatkan makan ikan, Pemkot Mojokerto mendapatkan bantuan pangan sebanyak 150 paket. Berupa 2 kaleng ikan sarden, 2 kaleng ikan tuna, 1 tas berisi olahan ikan beku sebanyak 10 buah dengan total berat 5 kg, masker 3 buah serta 1 kg ikan bandeng dan 1 kg ikan gurami dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. Paket tersebut, diberikan kepada keluarga yang mengalami stunting.

Baca Juga :  PCNU Kota Batu Peringati Harlah dengan Doa Bersama

“Paket ini, kami berikan kepada masyarakat yang memiliki anak dalam kondisi stunting. Penyaluran paket pangan ini, telah sesuai dengan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan Dinas Kesehatan yang selama ini terus memantau perkembangan konsumsi masyarakat. Terlebih dalam mengonsumsi ikan,” jelas Wali Kota perempuan pertama di Mojokerto ini.

Ning Ita berharap dengan adanya paket pangan berbagai macam ikan, dapat mencukupi kebutuhan protein. Terlebih, pada kondisi pandemi Covid-19. Untuk itu, dirinya berharap agar anak-anak dapat diberi makanan bergizi dengan kandungan protein yang tinggi dari ikan. Sehingga kedepannya dapat menurunkan angka stunting di Kota Mojokerto. (nang)

terkait

Rencana Kecamatan Tamanan Dijadikan Second City Dipertanyakan Relawan Sabar

redaksi

Kodim Mojokerto Salurkan Bantuan Tandon Air untuk Masjid

redaksi

Cegah Covid-19, Brimob Kediri Serahkan Sembako di Lereng Gunung Kelud

redaksi