Lamongan, petisi.co – Rombongan jamaah haji asal kabupaten Lamongan tahun 1446 yang tergabung dalam kloter 59, 60, 61, 62 dan 63 berangkat bersama menggunakan bus menuju asrama haji Surabaya dari depan pendopo Lokatantra, Senin (19/5).
Data dari Kementerian Agama Lamongan, total jamaah haji dari Lamongan di tahun 2025 berjumlah 1.831 orang dan terbagi menjadi 5 kloter (kelompok terbang) dengan masing-masing kloter sebanyak 380 jamaah haji.
Pemberangkatan jamaah haji dilakukan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi didampingi Kepala Kemenag Lamongan, Mohammad Muhlisin Mufa.
Pemberangkatan jamaah haji Lamongan akan dilakukan selama dua hari. Dimana pemberangkatan pertama yakni kloter 59 dan 60 (pagi ini), dilanjutkan kloter 61 dan 62 (saat ini), dan kloter 63 (sore nanti).
Sedangkan besok ada kloter 64 dan 66 yang akan diberangkatkan. Kedua kloter tersebut berangkat bersama beberapa kloter dari daerah Bojonegoro.
“Jadwal pemberangkatan jamaah haji di Lamongan menuju Asrama Haji Surabaya dilangsungkan selama dua hari. Yangmana dimulai pada hari ini dan besok, sedangkan untuk pemberangkatan menuju Mekah dilaksanakan pada hari selasa,” jelas Muhlisin Mufa.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes berpesan kepada seluruh jamaah haji agar menjaga kesehatan. Karena kesehatan menjadi faktor penting dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah Haji.
Untuk itu, terang Yes, Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen memberikan pelayanan berkualitas pada jamaah haji.
Ini diwujudkan dengan hadirnya pendamping hajiĀ yakni 9 PPIH kloter (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji yang bertugas melakukan pembinaan, pelayanan umum, bimbingan ibadah, pelayanan kesehatan, serta perlindungan jamaah), 11 TKHK (Tenaga Kesehatan Haji Kloter yang bertugas aspek kesehatan dan penyelenggaraan), 10 PHD (bertugas membantu PPIH Kloter dalam memberikan layanan kepada jamaah haji, dan 9 pembimbing KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah yang bertugas yang memberi pendampingan selama ibadah haji berlangsung).
“Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus memberikan pelayanan maksimal untuk jamaah haji. Sehingga jika ada kesulitan apapun bisa langsung lapor ke panitia agar langsung dibantu. Semua panitia 24 jam akan bersedia melayani jamaah, ” jelasnya.
Mengambil tagline “Haji Ramah Lansia, Aman, Nyaman, Mabrur, Sepanjang Umur”, Pak Yes meminta kepada seluruh jamaah haji 2025 untuk menjunjung tinggi solidaritas. Dengan solidaritas antar jamaah diyakini mampu memudahkan dalam mengerjakan rangkaian ibadah haji.
Pada kesempatan yang sama, Pak Yes memberikan apresiasi kepada jamaah haji usia termuda yakni Ahmad Sirojudin Akmal Efendi Bin Rus Efendi yang berusia 19 tahun dan jamaah haji usia tertua yakni Akiyat Bin Ngat yang berusia 99 tahun. (yus)





