PETISI.CO
Seorang warga Surabaya yang kedapatan mencuci muka di wastafel umum. (foto: ist).
PERISTIWA

Cuci Tangan Hingga Cuci Muka Jadi Habit Baru Warga Kota Pahlawan

SURABAYA, PETISI.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sangat aktif dalam menggalakan gaya hidup bersih kepada warganya, terutama dalam usaha pencegahan Covid-19 seperti saat ini. Hal tersebut, setidaknya telah memberikan pengaruh yang sangat luar biasa bagi masyarakat Kota Pahlawan.

Menurut keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya, Eddy Christijanto hal ini menjadi sebuah pemandangan yang luar biasa. Dimana pada saat ini warga Surabaya, sudah mulai terbiasa dengan kebiasan menjaga kebersihan diri.

“Ini life style baru yang sangat positif untuk warga Surabaya. Semakin banyak warga yang melakukan maka semakin besar dorongan untuk tetap hidup bersih,” kata Eddy, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga :  Sebanyak 250 Warga Jember Keracunan Ikan Tongkol

Senada dengan Eddy, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Robben Rico mengungkapkan pengalamannya, dimana ia mendapati seorang pengendara roda dua yang rela berhenti hanya untuk melakukan cuci tangan.

“Saya bersyukur sekali, sudah banyak warga yang peduli untuk cuci tangan. Waktu saya keliling kemarin, ada warga yang naik motor terus rela berhenti untuk cuci tangan terus dia baru lanjut jalan lagi,” ungkap Robben sambil tersenyum.

Selain itu, ia menjelaskan, hal yang paling utama dalam pencegahan Corona adalah dengan melakukan gaya hidup bersih, salah satunya dengan mencuci tangan. Namun, menurutnya warga juga harus mencuci muka mengingat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sendiri juga telah memberikan instruksi untuk hal itu.

Baca Juga :  Eri Cahyadi Pede Bisa Memaslahatkan Warga Kota Pahlawan

“Bahkan, Bu Wali tidak hanya mengimbau untuk cuci tangan tetapi juga cuci muka. Karena kan ternyata kalau kita lihat informasinya, penyebarannya virusnya bisa masuk lewat hidung, mata, mulut,” jelasnya.

Guna memenuhi instruksi yang telah diberikan Wali Kota Risma, pihaknya akan  menggunakan sabun yang dapat digunakan untuk mencuci muka.

“Sabunnya dapat dari salah satu perusahaan sabun terbesar di Indonesia. Setiap hari mereka mensupply sekitar 700 liter yang kita taruk di semua wastafel yang ada,” ucapnya.

Pemkot Surabaya sendiri, juga terus berusaha untuk meningkatkan jumlah ketersedian bilik sterlisasi di tempat-tempat umum yang ada di Kota Surabaya.

Baca Juga :  Pemkot Surabaya Terima Bantuan Dari Lima Perusahaan Sekaligus

“Bilik, terakhir sampai tadi malam sekitar 184. ita tambah terus, mudah-mudahan hari ini bisa tembus 200 bilik di seluruh wilayah Surabaya,” pungkasnya. (nan)

terkait

Layanan Penumpang Ojol di Surabaya Sudah Beroperasi Kembali

redaksi

Hari Pertama PSBB, Bundaran Waru Arah Surabaya Padat Merayap

redaksi

Operasi Patuh Semeru 2020, Sat Lantas Polres Sumenep Menilang 420 Pelanggar dan 96 Teguran

redaksi