Dam Senilai Rp 1,1 M Ambrol Dibiarkan Mangkrak

oleh
Plengseng sayap tanggul Dam Sembung yang ambrol

Baru Sebulan Diperbaiki Ambrol Lagi

PONOROGO, PETISI.COPlengseng sayap tanggul Dam Sembung yang difungsikan sebagai pengaman Dam induk serta pengaman jembatan antar dusun yang dibangun CV Sahabat Kerja dengan nilai Rp 1,1 M. Proyek diselesaikan pekerjaannya sesuai kontrak pada  pertengahan Nopember 2017 . Namun di akhir Desember 2017 sayap jembatan ambrol dan sampai saat ini belum juga diperbaiki oleh rekanan pelaksananya.

Padahal saat baru saja ambrol pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ponorogo mengaku bahwa pihak CV Sahabat Kerja sudah dipanggil dan akan segera dilakukan perbaikan plengseng sayap Dam yang ambrol itu bila sudah tidak ada banjir. Hingga akhirnya sejak bulan Februari 2018 sudah tidak ada hujan dan bahkan sungainya pun sudah kondisi kering tidak ada air.

Terkait kondisi plengseng sayap Dam Sembung di Desa Munggu yang porak poranda itu masih dibiarkan mangkrak meski masih dalam tahap pemeliharaan tersebut sangat ditunggu – tunggu warga perbaikannya. Pasalnya menurut pengakuan warga yang rumahnya tidak jauh dari proyek Dam Sembung tersebut katanya saat pihak kontraktor melihat kondisi proyek yang pasca dikerjakan ambrol itu akan segera diperbaiki. Namun menurut Jairan (51) hingga berita ini ditulis belum juga ditangani.

“Pas selesai ambrol dulu pak Asep sudah melihat ke sini dan bilang ke saya katanya akan segera diperbaiki kalau sudah kecil arus sungainya. Tapi sampai sungainya sudah kering tidak ada air juga belum diperbaiki. Sayang mas ini dananya besar manfaatnya ya besar keberadaan dam ini,” kata Jairan.

Begitu juga Jono salah satu warga setempat juga menyayangkan bila kerusakan dam itu dibiarkan mangkrak. “Kalau seperti ini, rusak terus ditinggal ya enak mas pemboronge yang dirugikan pemanfaat yaitu masyarakat Munggu ini,” ketus Jono.

Ketua BPD setempat, Sudarsono berharap agar Dinas PU segera merealisasikan perbaikan. Pasalnya apapun yang terjadi dalam bentuk sekecil apapun kerusakan masih tanggung jawab rekanan.

“Kami mohon Dinas PUPR segera melakukan teguran agar pihak pelaksana melakukan perbaikan kembali mumpung cuaca bagus untuk pembangunan di wilayah sungai. Kalau dibiarkan merana dan magkrak seperti ini kami warga pemanfaat yang merasakan dari dampak kerusakan ini, apalagi ini masih tanggung jawab pihak pelaksana,” tandas Ketua BPD desa Munggu kepada petisi.co.

Padahal pada tanggal 26 Februari 2018 lalu pihak Rekanan CV. Sahabat Kerja sudah dipanggil oleh Dinas PUPR dan aesuai keterangan Kepala Dinas bahwa pihak rekanan siap memperbaiki dan suratnya juga sudah ditanda tanganinya di kantor PUPR.

Bahkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto ketika dimintai keterangan via selulernya terkait kondisi Dam Sembung yang rusak dibiarkan mangkrak tersebut pihaknya berjanji akan diperbaiki di tahun ini. “Sebisa mungkin kami upayakan tahun ini pak,” janji Jamus kepada petisi.co. (mal)