PETISI.CO
Kasi Intel Kejari Bondowoso, Sucipto saat melakukan pemeriksaan terhadap Hartono, mantan Kades Sempol.
PERISTIWA

Dana Desa Kembali Menyeret Mantan Kades ke Meja Hijau

BONDOWOSO, PETISI.CO – Dana Desa (DD) kembali menyeret mantan Kepala Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Hartono, ke meja hijau atas dugaan korupsi pembangunan infratruktur dan keuangan Bumdes Al Baraqah sejak tahun 2017 hingga 2020.

Mantan Kades tersebut, kembali ditetapkan sebagai tersangka setelah beberapa kali menjalani proses pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso.

Kasi Intel Kejari Bondowoso, Sucipto, menyebutkan, penetapan status tersangka Hartono, sudah dua kali pemanggilan dan pemeriksaan.

“Pemanggilan pertama tanggal 29 Maret 2021 statusnya masih sebagai saksi. Kemudian pada tanggal 4 Mei 2021 sebagai tersangka,” katanya, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga :  Usai Menjemput Santri di Pesantren Temboro Sopir Rental Pingsan

Berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor Print-33/M.5.17/Fd.1/04/2021 tanggal April 2021.

Dan penetapan tersangka tertulis dalam surat dengan Nomor 34/M.5.17/Fd.1/04/2021 tertanggal 29 april 2021, ditanda tangani oleh Kepala Kejari Bondowoso.

“Tersangka terancam dengan pasal 2 dan 3 tindak pidana korupsi dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun penjara. Akibat dari kasus ini, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 600 juta,” tandasnya.

Sebelumnya, oknum Kades Sempol ini sudah mendekam di Lapas IIB Bondowoso atas tindak pidana korupsi Getar Desa yang menelan kerugian negara Rp 45 juta. (tif)

terkait

Kampung Tangguh Pengendali Covid-19 Berbasis Kampung

redaksi

Pemkab Jember Fokus Turunkan Angka Stunting serta Kematian Ibu dan Bayi

redaksi

DPO Curat Tewas Setelah Baku Tembak dengan Tim Resmob Polres Pasuruan Kota

redaksi