PETISI.CO
Dandim bersama Forkopimda Sumenep saat sambut kunjungan Gubernur, Pangdam dan Kapolda.
PERISTIWA

Dandim Bersama Forkopimda Sambut Kunker Gubernur, Pangdam, dan Kapolda di Sumenep

SUMENEP, PETISI.CO – Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis. A.Md., sambut kunjungan Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Pangdam V/Barawijaya Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M., danĀ  Kapolda Jatim Irjen. Pol. Dr. Niko Afinta, S.I.K, S.H, M.H., di Pendopo Agung Keraton Kabupaten Sumenep, Sabtu (12/6/2021).

Kunjunganya petinggi pejabat penyelenggara negara provinsi Jawa timur ini dalam rangka peninjauan terkait penanganan Covid-19 dan pelaksanaan serbuan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sumenep.

Peninjauan vaksinasi massal dilaksanakan di Pendopo Agung Keraton Kabupaten Sumenep. Sebelumnya, peninjauan juga sudah dilakukan di beberapa Kabupaten di Jatim. Diantaranya, Kediri, Lamongan dan Bangkalan.

Baca Juga :  Ada Pemangkasan, ASN Provinsi Jatim Tak Perlu Resah

Gubernur Jatim disela peninjauannya menyampaikan untuk di Kabupaten Sumenep kondisi pengendalian Covid-19 sangat bagus, Sehingga proses pengendalian Covid-19 berjalan sangat baik.

“Untuk menjaga mewujudkan kekebalan komunitas diharapkan bisa diikuti oleh seluruh warga masyarakat sumenep, seluruh Vaksinator, pemberi layanan kesehatan supaya sinergi semua pihak melakukan penyegeraan pelaksanaan vaksinasi,” ujar Gubernur Khofifah.

Sementara Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis. A.Md., mengatakan bahwa itu merupakan suatu usaha pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Sumenep.

“Alhamdulillah pelaksanaan kunjungan Forkopimda Jatim hari ini berjalan dengan lancar, semua berkat selauruh unsur instansi terkait yg tergabung dalam pengamanan dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” terang Dandim Sumenep. (ily)

terkait

60 Sumber Mata Air PDAM Kabupaten Malang Alami Penyusutan

redaksi

Jalin Komunikasi dan Mohon Dukungan Doa, Kapolda Jatim Silaturahmi ke Ponpes Al Falah Kediri

redaksi

Polres Jember Himbau Masyarakat Berhati-hati akan Isu Penculikan

redaksi