Deklarasi Damai dan Pawai Ta’aruf Paslon Pilkada Jombang

oleh
Pjs Bupati Jombang memberangkatkan Pawai Ta'aruf

JOMBANG, PETISI.CO – Kegiatan KPU Kabupaten Jombang yang menggelar Deklarasi Damai dan Pawai Ta’aruf Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jombang diberangkatkan Pjs Bupati Jombang Setiajid SH. MM, di depan Pendopo Kabupaten Jombang,  Minggu (18/02/2018).

Dalam kegiatan ini, peserta pasangan calon (paslon) secara besama-sama melaksanakan pembacaan deklarasi kampanye damai yang dipandu Komisioner KPU Divisi Hukum Athoilah dan penandatanganan deklarasi, pelepasan burung dara dan pelepasan balon.

Fatoni Komisioner KPU Divisi Sosialisasi menjelaskan, kegiatan deklarasi damai ini untuk melaksanakan UU No 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

“Selain itu juga PKPU No 4 tentang Tahapan Pemilu dan PKPU No 1 Tahun 2017 tentang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati,” jelasnya.

Semua Paslon Kepala Daerah bersama Ketua KPU, PJS Bupati dan Kapolres

Lanjut Fatoni, kegiatan Deklarasi Damai merupakan program PKPU nasional yang diikuti 171 daerah, termasuk propinsi, kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Kegiatan deklarasi dan Pawai Ta’aruf keliling bertujuan memperkenalkan kepada masyarakat Pasangan Calon Kepala Daerah kepada masyarakat yang akan dipilih pada Pilkada.

“Sehingga masyarakat Jombang dan seluruh stakeholder yang ada bersama-sama mensukseskan Pilkada secara aman, tertib dan damai,” paparnya.

Selanjutnya, Ketua KPU Kabupaten Jombang Muhaimin Shofi menyampaikan bahwa dengan deklarasi damai dan pawai ta’aruf, ke depan tidak ada gejolak apapun, apa yang dihasilkan dari Pilkada di Jombang dengan hasil yang terbaik.

“Kami berharap kepada pasangan calon kepala daerah, pada kegiatan kampanye bisa mengendalikan seluruh pendukung partainya, supaya Pilkada bisa berintegrasi damai dan aman. KPU akan mendatangkan KPK untuk pencerahan dan melakukan tindakan yang sesuai dengan aturan,” jelasnya.

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto SIK MH menyampaikan bahwa pesta demokrasi dilaksanakan 5 tahun sekali.

“Kita pahami dan tidak boleh kegiatan tersebut memecah belah persatuan. Pada saat kampanye apa yang menjadi program-program unggulan yang disampaikan masing-masing Paslon dan tim sukses jelas untuk membawa Jombang yang lebih baik,” jelasnya.

Lanjut Agung,  pihaknya mengingatkan kepada masyarakat, jangan mengikuti politik yang berbau SARA, hoaks dan money politic atau menjatuhkan masing-masing calon.

“Jangan ada permusuhan karena masa kampanye 131 hari, waktu yang lama, kami berharap kampanye dilaksanakan dengan damai, aman dan tertib sampai pelaksanaan Pilkada,” pungkasnya.

Selain Pjs Bupati, Ketua KPU, Paswaslu, Kapolres dan Kasdim, hadir juga jajaran OPD, camat, pendukung masing-masing  Paslon, jajaran Polres dan keluarga besar KPU.(rahma)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.