Desa Lombok Wetan, Bangun Drinase Demi Cegah Genangan Air Hujan

oleh
Pembangunan drinase diharapkam dapat mencegah genangan air hujan

BONDOWOSO, PETISI.CODesa Lombok Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, secara geografis merupakan kawasan landai yang memiliki potensi lahan pertanian yang luas. Desa itu berada di perbatasan Desa Pekalongan Kecamatan Sukosari. Di Desa Lombok Wetan yang tidak mengenakkan ketika hujan deras, air hujan sering masuk ke pekarangan rumah warga. Beruntung untuk resiko banjir jarang terjadi.

“Kalau musim hujan, air masuk ke pekarangan warga, bahkan jalan poros desa ini menjadi genangan air,” tutur sejumlah warga kepada petisi.co, Rabu (4/4/2018).

Dengan adanya pembangunan, sebut warga, drainase tidak ada kata lagi, air hujan melanda ke pekarangan maupun ke jalan. “Kami banyak berterimakasih kepada Pemerintah Desa (Pemdes), yang telah peduli terhadap keluhan rakyatnta,” ujarnya.

Kepala Desa Lombok Wetan, Abdul Mukid

Kepala Desa (Kades) setempat, yakni Abdul Mukid menjelaskan, untuk mengantisipasi  desa, kita mengundang tokoh masyarakat (tomas), Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPD), Pendamping desa, atau lokal serta perangkat desa, melakukan Musyarah Desa (Musdes), tentang Dana Desa (DD) untuk fisiknya yang mau dialokasikan pembangunan drainase.

Pada akhirnya di dalam Musdes, sepakat untuk membangun drainase atau saluran air agar tidak terus menerus tergenang ketika hujan. “Pengerjaan¬† drainase yang sedang berlangsung di Desa Lombok Wetan saat ini, Harian Orang Kerja (HOK), melibatkan warga setempat, untuk menunjang angka pengangguran warga desa sini,” ungkap orang nomor satu di Desa Lombok Wetan.

Seraya menambahkan, manfaat pembangunan drainase itu juga dapat mengurangi efek negatif dari pengaruh air limbah rumah tangga. “Dengan adanya drainase itu, maka air limbah keluarga maupun air hujan tidak menggenangi jalan atau mengotori lingkungan yang menyebabkan becek dan kumuh sehingga menjadi sumber penyebaran bibit penyakit,” tambahnya.

Di samping itu, ia mengatakan, bahwa di desanya, sangat banyak yang perlu dibangun, misalnya, infrastruktur jalan, saluran irigasi dan struktur pembangunan gedung polindes. “Jadi saya secara berkala dan penuh kesabaran untuk membangun desa ini,” pungkasnya. (latif)

No More Posts Available.

No more pages to load.