PETISI.CO
Camat Kewedan, Mohammad Arifin, S. Sos. MSi
LAMA-Daerah

Destinasi Wisata Kedewan Belum Seluruhnya Dioptimalkan

BOJONEGORO, PETISI.COKecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonogero merupakan salah satau destinasi wisata di Jawa Timur. Sayangnya, Kecamatan Kedewan masih belum ditunjang insfrastruktur jalan yang memadahi. Sehingga dalam bahasan musrenbangcam, keterbatasan insfrastruktur ini masuk dalam pembahasan.

Camat Kewedan, Mohammad Arifin, S. Sos. MSi setelah membuka acara Musrenbangcam, di Pendopo Kecamatan Kedewan, Senin (5-2-2018), kepada media memberikan gambaran, tentang berbagai potensi dan inovasi yang sudah berjalan/ dilaksanakan, diantaranya potensi Kecamatan Kedewan.

Camat yang akrab disapa, Pak Arifin, yang mengandung Arti ‘Bijaksana’, ternyata juga benar-benar bijaksana dan selalu bermusyawaroh. Contohnya, walau kedewan punya brand, Wisata Sumur Tua, sejak jaman Belanda, yang diberi nama     Texxas, Wonocolo, ternyata juga ada lagi bumi perkemahan “Alaska”, terletak di Desa Kawengan, dekat dengan wana wisata ‘Gua Kikik’, di wilayah Malo. Alaska sudah ada MoU dengan Perum Perhutani KPH Cepu, dengan luas sekitar 7 Hektar.

Baca Juga :  Gunung Semeru Masih Aman, Karena Tidak Sampai Erupsi

Masih menurut Camat Kedewan yang gemar gendhing Jawa “Ing Tawang ono Lintang”, juga menjelaskan bahwa, selain Alaska, ada juga “Petik Rambutan dan klengkeng” di dusun Dilem,  Desa Beji. Berikut, demi kemajuan bidang komunikasi internasional, terdapat pula Kampung Berbahasa Inggris, yakni di Dusun Tumo, Desa Hargomulyo.

Pembukaan Musrenbang Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro

Dengan strategi cinta Desa Cinta Negeri, masih berlaku adat adiluhung yakni, tradisi Gugur gunung, gotong royong, sayan, sambatan. Jika ada tetangga sedang nggebyah, ndaut, tanem padi, jagung, serta karang taruna bekerja bhakti tiap minggu.

Baca Juga :  Banom PKB Banyuwangi Gelar "NARIYAHAN GARDA BANGSA"

Namun, kendalanya yang duahadapi saat ini adalah kurangnya penunjang insfrastruktur, diantaranya, jalan penghubung: Kawengan – Wonocolo (rusak), Wonocolo – Kedewan (perlu perbaikan), Wonocolo – Nyantru (peternakan Sapi/ Nyantru Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman), Hargomulyo – Nyantru (untuk sharring belajar beternak sapi, serta penanaman rumput Gajah).

“Selain itu, juga diperlukan pelatihan- pelatihan kerajinan, agar tidak hanya bergantung pada minyak saja. Tetapi juga dikembangkan wisatanya, potensi alam yang lain, termasuk kuliner, mulai dari budidaya ketela, jagung umbi umbian. Kedepan juga perlu pergantian jembatan penghubung perbatasan antar provinsi Jawa Timur – Jawa Tengah, yang berada di Kecamatan Kedewan,” kata Camat, mantan Camat Sekar. (bud)

Baca Juga :  Ratusan Personil Polres Diperiksa Senjata Inventaris

 

terkait

Patroli Bersama Polsek dan Koramil Jelang Pilkades Serentak di Bondowoso

redaksi

Bupati Bersama BPN Jombang Serahkan Sertifikat PTSL di Desa Puton

redaksi

Tradisi Nelayan Munjungan Pantai Blado Mencari Ikan dengan Jaring Tarik

redaksi