Petisi
Pedagang daging di Pasar Baru Lumajang.
EKONOMI

Di Lumajang, Harga Daging di Pertengahan Ramadhan Tetap Normal

LUMAJANG, PETISI.CO – Pertengahan Bulan Ramadan, harga daging di pasaran masih stabil dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan dibandingkan dengan  memasuki bulan puasa, baik  daging ayam maupun daging sapi.

Dari pantauan Petisi.co di pasaran pada pertengan bulan Ramadhan harga daging sapi di Pasar Baru Lumajang di angka Rp 110 per kilogram. Sedangkan untuk daging ayam broiler Rp 26 ribu perkilogram.

Rata-rata  pedagang daging mengakui jika permintaan daging selama bulan puasa naik jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Daging yang mereka jual selalu habis tiap harinya. Sehingga keesokan harinya selalu daging segar yang dijual.

Meski hari libur, Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan, Minggu (3/6/2018), terus memantau pasar dan hasilnya  tidak ditemui daging yang tidak layak konsumsi dan daging yang djual semuanya segar-segar.

“Tidak ditemukan daging yang tidak sehat. Semuanya bagus. Bukan hanya di Pasar Baru, tetapi di semua wilayah. Baik itu daging sapi, ayam, dan kambing,” kata Kepala Bidang Peternakan Muhammad Samsudin.

Ia menjelaskan, cara mengetahui ciri-ciri daging sapi yang masih bagus cukup mudah. Yakni ketika daging itu masih digantung oleh penjual, bisa dipastikan itu daging yang bagus.

“Terus tidak berlendir dan tidak bahu. Jadi tidak begitu susah mengetahui ciri-cirinya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk stok daging sapi, untuk di Lumajang selalu aman. Karena Lumajang juga sebagai salahsatu daerah pemasok kebutuhan daging di daerah lainnya. Tiap bulan ada seribu ekor sapi yang dikirim keluar daerah.

“Untuk pemotongan, tiap harinya rata-rata ada 30 ekor sapi yang dipotong dan tersebar di 8 Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Lumajang,” pungkasnya.(ulum)

 

terkait

Sukses Crownfunding di Japnas Business Matching, Pengusaha Ini Buka Outlet Laundry Baru

redaksi

Menteri Airlangga : Jatim Andalan Industri Indonesia

redaksi

Resmikan Konter Mandiri Inhealth, RS Columbia Asia Persingkat Rawat Inap Pasien

redaksi