Tuban, petisi.co – Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menandai usia ke-19 dengan optimisme besar menuju internasionalisasi kampus. Komitmen tersebut ditegaskan dalam puncak peringatan Dies Natalis yang digelar di Hall Lantai 2 Gedung Rektorat Unirow, Senin (5/1/2026).
Acara ini dihadiri jajaran Ketua, Pengurus, dan Pengawas PPLP-PT PGRI Tuban, Rektor beserta pimpinan struktural, dosen dan karyawan, keluarga pendiri, Direktur Bank Jatim Cabang Tuban, serta Ketua PGRI Kabupaten Tuban.
Mengusung tema “Collaboration for Shine with Integrity”, perayaan diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PPLP-PT PGRI Tuban bersama Rektor Unirow. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan komitmen kolektif dalam membangun institusi. Unirow juga memberikan penghargaan kepada keluarga pendiri sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan perjuangan mereka merintis perguruan tinggi ini.
Rektor Unirow Tuban, Prof. Dr. Wali, M.Pd., menegaskan bahwa di usia yang masih tergolong remaja, Unirow telah mengalami transformasi signifikan dan siap melakukan lompatan besar menuju kampus berkelas internasional.
“Ke depan kita ingin unggul. Internasionalisasi kampus akan kita integrasikan secara serius dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik akademik maupun non-akademik,” tegas Prof. Wali.
Ia menjelaskan, langkah internasionalisasi dilakukan melalui penguatan program pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset lintas negara, serta pengembangan kemitraan global. Upaya ini diarahkan untuk mencetak lulusan berwawasan internasional dan berdaya saing global.
Hingga akhir 2025, Unirow tercatat telah menjalin kerja sama internasional dengan 12 institusi luar negeri di berbagai bidang. Namun, Prof. Wali menekankan bahwa kerja sama tersebut tidak sebatas penandatanganan dokumen.
“Kerja sama tidak boleh berhenti di atas kertas. Yang terpenting adalah tindak lanjut dan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan,” tambahnya.
Sepanjang tahun 2025, Unirow juga mencatatkan berbagai capaian strategis. Di antaranya, hibah revitalisasi penambahan lima bidang studi Pendidikan Profesi Guru (PPG), hibah penguatan perguruan tinggi swasta senilai sekitar Rp 3 miliar, serta hibah kerja sama dengan dunia usaha untuk pengelolaan edupark bersama PT Semen Indonesia.
Pada tingkat kelembagaan, Unirow meraih penghargaan sebagai Mitra Edukasi Pajak Terbaik kategori institusi pendidikan tinggi dari KPP Pratama Tuban, serta predikat kinerja tinggi Pojok Statistik dari BPS Provinsi Jawa Timur. Selain itu, Unirow juga memperoleh peringkat harapan I kategori kerja sama serta peringkat harapan III bidang SDM dan kelembagaan kelompok universitas dari Pengurus Besar PGRI Pusat.
Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Sudjarwoto, S.H., S.Pd., M.H., M.M., M.Hum., menyebut berbagai prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika. Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan visi dan menghargai perjuangan para pendahulu.
“Setiap pemimpin memiliki tantangan masing-masing. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama dan harus terus dijaga,” ujarnya.
Pada momentum Dies Natalis ini, Unirow juga memberikan penghargaan kepada dosen, karyawan, dan mahasiswa berprestasi. Tercatat sebanyak 82 mahasiswa berhasil menorehkan prestasi di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Penghargaan juga diberikan kepada dosen dengan publikasi ilmiah di jurnal nasional terindeks SINTA 1 dan 2, serta jurnal internasional bereputasi.
Sebagai informasi, peringatan Dies Natalis ke-19 Unirow tidak hanya berlangsung satu hari. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para pendiri pada 7, 8, dan 10 Januari 2026, serta Unirow Run pada 18 Januari 2026 yang melibatkan alumni dan berbagai mitra. (ric)








