Dibakar Cemburu, Pacar Dibakar

oleh
Kapolres Jember rilis di Mapolres Jember

JEMBER, PETISI.CO – Diduga cemburu, Mohammad Ibrohim (20), warga Dusun Krajan, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, Jumat (31/ 03/ 2017) sekira pukul 15.10, nekat membakar Uli Rubiyanti (20), warga Jalan PB Sudirman VIII, Lingkungan Jember Lor, Kecamatan Patrang, yang tak lain adalah pacarnya.

Kejadian tersebut terjadi di  Ruko Mastrip Raya Kav 4-5 Jalan Mastrip, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, tepatnya di kantor Fahin, perusahaan yang bergerak di bidang multilevel marketing, tempat korban bekerja.

“Awalnya mereka berdebat, sang pacar (Mohammad,red), cemburu, korban mempunyai hubungan dengan rekan sekantor,” ungkap Kapolres Jember AKBP Kusworo SH, SIK saat press rilis di Mapolres Jember Minggu (2/4/2017).

Kapolres saat jenguk korban kebakaran di RS Soebandi

Semakin lama, perdebatan semakin sengit, lanjut Kusworo, tak ayal hingga rekan rekan korban mendatangi keduanya. Di depan rekan-rekan korban, pelaku mengaku sebagai suami korban, kemarahan pelaku semakin panas ketika korban tidak mengakui pelaku bukan suaminya.

“Hal itulah yang membuat tersangka keluar, dan kembali dengan membawa botol plastik berisi bensin, dan langsung merangkul korban dari belakang untuk selanjutnya menyiramkan bensin ke kepala korban,” paparnya.

Masih lanjut mantan Aspri Kapolri ini, dengan tangan kanan memegang korek api, pelaku mengancam akan membakar korban kalau rekan-rekan membantu korban. Namun melihat bahaya mengancam korban, sontak teman-teman korban langsung bergerak membantu korban, tak menggubris gertakan pelaku.

“Gertakan pelaku bukan hanya gertak sambal, pelaku langsung menyalakan korek apinya. Tak dapat dihindari, api langsung menyambar tubuh korban. Untuk sementara korban masih belum dimintai keterangan,” jelasnya.

Diceritakan lebih lanjut, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan proses lebih lanjut, pelaku  saat ini diamankan di Mapolres Jember.

“Sekira pukul 22.00, setelah mendapat pelaporan, pelaku langsung kita tangkap, saat itu pelaku ada di rumah orang tuanya,” pungkasnya.(yud)