Digerojok Rp 197 Juta untuk Renovasi Puskesmas Pembantu Mangkrak

oleh

KEDIRI, PETISI.CO – Rusaknya Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kelurahan Blabak langsung mendapat respon dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri. Tahun ini Dinkes meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) menganggarkan Rp 197 juta untuk renovasi Pustu tersebut.

Kepala Dinkes Kota Kediri, Dr. Fauzan Adima mengatakan, rusaknya Pustu tersebut diketahui saat acara program Kopi Tahu Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar. Pasalnya, warga Kelurahan Blabak mengeluh jika selama lima bulan terakhir ini pelayanan kesehatan di Pustu harus berpindah ke Poskeskel yang berada di kantor kelurahan setempat.

“Warga meminta untuk segera direnovasi. Saat ini kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Kediri untuk menganggarkan renovasi pada APBD,” jelasnya, Rabu (22/3/2017).

Dari hasil survey tim Dinas PU, Kelurahan dan Dinkes Kota Kediri, anggaran renovasi pada Pustu tersebut sudah disiapkan sebesar Rp 197 juta. Untuk saat ini realisasi renovasi itu audah masuk dalam perencanaan Dinas PU Kota Kediri.

“Mei akan ada pembangunan renovasi di lokasi Pustu,” imbuh Dr. Fauzan yang juga menjadi Direktur RSUD Gambiran.

Seperti diberitakan sebelumnya, bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kelurahan Blabak Kota Kediri sudah lima bulan mangkrak tak terpakai. Tak terpakainya Pustu tersebut lantaran sejumlah atap maupun bangunan mengalami rusak berat.

Kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan di ruang utama jebol. Bahkan kayu-kayu kerangka atap juga sudah banyak yang lapuk. Sejumlah genteng juga terlihat banyak yang merosot ke bawah. Oleh sebab itu, pustu ditutup total karena membahayakan pelayanan.

Dari pantauan dilapangan, kondisi bangunan Pustu Blabak terlihat belum berusia lama. Bahkan bangunan milik pemerintah daerah Kota Kediri ini dalam pembangunannya diperkirakan sudah menelan anggaran ratusan juta rupiah. Sayangnya, bangunan yang baru ditempati sebentar itu justru sekarang rusak rusak dan tak terawat.(dun)