PETISI.CO
Diskusi dan deklarasi ‘Masyarakat Tuban AntiHoax’, yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 2 Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
LAMA-Daerah

Diskusi Masyarakat Tuban Anti Hoax untuk Perangi Berita Palsu

TUBAN, PETISI.CO – Sebagai bentuk memerangi berita palsu, digelar diskusi dan deklarasi ‘Masyarakat Tuban AntiHoax’, yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 2 Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Jumat (20/1/2017).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 orang, diantaranya Dandim Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo, Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, Rektor Unirow, Dr. Supiana Dwi Nur Cahyani, Kepala Dinas Kominfo, Heri Prasetyo, MM dan Ketua PWI Tuban, Pipit.

Dandim Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo, menyatakan dukungannya terhadap gerakan tersebut.    “Saya sangat mendukung kegiatan ini, sebagai komitmen kita untuk lebih peduli dan bersama-sama memerangi penyebaran berita-berita bohong atau istilah kerennya disebut ‘HOAX’ yang saat ini marak di media sosial,” ujarnya.

Menurutnya Dandim Tuban, banyak informasi hoax yang viral di media social kemudian memicu keributan bahkan merembet menjadi kerusuhan fisik. Hal ini juga berpotensi mengganggu keamanan nasional.

“Perkembangan IT berdampak pada disintegrasi bangsa, oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam menggunakannya,” ungkap Dandim.

Dandim menambahkan, generasi muda rentan terpapar oleh penyebaran berita palsu di media sosial. Hal tersebut dikhawatirkan dapat merusak generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Generasi muda merupakan yang paling rentan terhadap bahaya hoax, sangat disayangkan kalau Indonesia yang akan datang diisi oleh orang-orang yang tidak cerdas dalam bermedia sosial. Jangan sampai penyesalan kita bayar dengan penderitaan yang panjang,” imbuhnya.  (pen)

 

terkait

TPHD Banyuwangi di Makkah : 4 Jamaah Haji Meninggal Dunia

redaksi

Perumahan Citra Surodinawan Kota Mojokerto Deklarasi Guyub Rukun Saklawase

redaksi

Mukercab PDIP Kuansing, Targetkan 5 Kursi di DPRD

redaksi