Dispertahortbun Sumenep Gelar Bimtek Pemanfaatan Informasi Iklim dan Teknologi Pengelolaan Air

oleh -61 Dilihat
oleh
Kadis Arif Firmanto saat beri pemaparan Bimtek Pemanfaatan Informasi Iklim dan Teknologi Pengelolaan Air.
-->

SUMENEP, PETISI.CO – Pemerintah melalui Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Jawa Timur, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Informasi Iklim dan Teknologi Pengelolaan Air. Upaya dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor pertanian di Kabupaten ujung timur pulau Madura di aula kantor setempat, Selasa (22/6/2021).

Kepala Dispertahortbun Sumenep, Arif Firmanto, S.TP, M.Si mengungkapkan, bahwa Bimtek Pemanfaatan Informasi Iklim dan Teknologi Pengelolaan Air yang dilakukan instansi yang dipimpinnya dengan sasaran khusus kepada petani milenial yang berusia 25 hingga 39 tahun.

“Sebagai media untuk memberikan dasar pengetahuan dan keterampilan dalam pelaksanakan usaha tani,” terang Kadis Arif.

Arif menjelaskan, peserta Bimbingan Teknis yang diselenggarakan itu diikuti sebanyak 40 orang petani milenial berasal dari 18 kecamatan wilayah daratan Kabupaten Sumenep.

Pelaksanaannya lanjut Arif dilakukan selama dua hari. Dikatakannya, diharapkan seluruh peserta agar mengikuti pelatihan Bimtek sasaran khusus petani milenial tersebut dengan serius dan sungguh-sungguh.

Karena dijelaskannya, apalagi dalam pelatihan diajarkan tentang mengelola sistem informasi untuk memprediksi iklim pertanian. “Petani milenial juga mendapat pengetahuan untuk memahami sistem informasi tanam terpadu, supaya mengetahui iklim dan cuaca, termasuk materi edukasi tentang teknologi,” jelasnya.

Dimana dalam Bimtek tersebut juga, Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi (Balitklimat) Bogor.

Tidak hanya itu, bahkan juga, Dispertahortbun Kabupaten Sumenep telah melakukan perjanjian penandatanganan kerja sama tentang Penerapan Teknologi Panen dan Irigasi Hemat Air di Lahan Kering Iklim Kering Berbasis Pengelolaan Iklim dan Air mendukung Pembangunan Pertanian di Kabupaten Sumenep.

Diterangkan Kadis Arif, perjanjian kerjasama tersebut untuk pemanfaatan SDM yang ada. “Perjanjian kerja sama dilakukan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada di Kabupaten Sumenep, dalam percepatan pembangunan pertanian,” paparnya.

Dalam bimtek itu juga, Koordinator Program atau Peneliti Kementerian Pertanian, Elza Surmaini memaparkan, untuk memberikan informasi kepada petani terkait dengan curah hujan daerah yang potensial untuk menanam.

“Sehingga para petani dengan informasi kondisi musim yang potensial agar bisa memaksimalkan menanam dengan jenis tanaman sesuai dengan curah hujan di daerah,” jelasnya. (ily)

No More Posts Available.

No more pages to load.