PETISI.CO
Ratusan pengguna jalan menunggu proses pengerukan material longsoran.
PERISTIWA

Diterjang Longsor, Arus Lalu Lintas Dharmasraya ke Sijunjung dan Padang Putus Tiga Jam  

SIJUNJUNG, PETISI.COTanah longsor susulan menerjang ruas Jalan Lintas Sumatera Arus Lalu lintas dari Dharmasraya ke Sijunjung dan Padang putus selama tiga jam terjadi di Batang Tio Nagari Muaro Takung, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat, Jumat (24/01/2020).

Tanah longsor di lokasi ini volumenya lebih besar dibandingkan dengan longsor yang menerjang satu rumah di Batang Tio, Selasa (21/01) kemarin karena tebing yang longsor di tepi Jalan Lintas Sumatera material longsoran menutup seluruh jalan. “Sehingga lalu lintas dari Jambi Dharmasraya ke Kiliran Jao Sijunjung Padang sebaliknya putus,” ujar Aiptu Anton Satria Kapolpos Lantas Terminal Kiliran Jao saat mengatur lalu lintas bersama Bripka Ekha Famra SH, Brigadir Pardi Simarmarta serta anggota Polsek Kamang Baru.

Baca Juga :  Data Penerima BLT Corona di Desa Kerang Amburadul, PNS dan Warga Kaya Terdaftar Jadi Penerima
Alat berat yang berusaha menepikan material longsoran.

“Kondisi longsoran ini dapat ditangani secara cepat karena wilayah ini beberapa hari terakhir juga dilanda longsor dan banjir. Sehingga petugas dan peralatan siaga menghadapi bencana, karena cuaca masih ekstrim dan ketika terjadi tanah longsor petugas dan peralatan bergerak ke lokasi dan butuh waktu kurang lebih tiga jam jalan lintas sudah dapat dilalui semua kendaraan dari arah Dharmasraya menuju Padang dan sebaliknya,” ujar AKP Efriadi, Kapolsek Kamang Baru.

“Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini namun di himbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk waspada dan hati hati pada saat cuaca sedang hujan karena Potensi longsor mungkin terjadi,” ujar Aiptu Anton Satria Kapolpos Lantas Terminal Kiliran Jao. (gus)

terkait

Pungli Dalam Pembuatan Sertifikat PTSL, Sekda Bondowoso Perintahkan Inspektorat Turun Tangan

redaksi

YUA Jatim Akan Laksanakan Pengawasan SOP New Normal

redaksi

Korban Begal Warga Jumputrejo Sukodono Belum Bisa Dimintai Keterangan

redaksi
Open

Close