Dituding tak Adil Bagikan Bantuan Beras, Kasun Dituntut Mundur

oleh
Ilustrasi beras bantuan.

BONDOWOSO, PETISI.CO – Beberapa perwakilan warga Dusun Ko Sawah Timur Desa Gunungsari Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso mendatangi kepala desa, menuntut Hermasyah kepala dusun (Kasun), agar mundur dari jabatannya, Mereka  menuding tidak berlaku adil dalam menyerahkan bantuan beras.

Menurut H. Fadol, salah satu perwakilan,  bukan melakukan aksi demo seperti isu yang beredar di masyarakat, akan tetapi empat perwakilam warga datang menemui Mursid, selaku kepala desa, Rabu (7/3/2016).

Mereka  mengusulkan agar Hermasyah mundur dari jabatannya sebagai kepala dusun.

Saat itu  kepala desa berjanji akan membuatkan surat pengunduran diri Hermansyah yang akan dibuatkan oleh salah satu perangkat desanya.

Mendengar penjelasan tersebut, empat perwakilan warga,  dintaranya H. Fadol, Haenol, Uno dan temannya kembali pulang.

Menurut warga, bahwa mereka kembali menemui kepala desa untuk menagih janji terkait surat pengunduran diri Hermasyah, namun diperoleh jawaban, bahwa surat pengunduran diri harus ada rekom  dari kecamatan.

Jawaban tersebut dianggap tidak masuk akal.

Kepala Desa Gunungsari, Mursid ketika dikonfirmasi dirumahnya mengatakan, gejolak tuntutan pemberhentian Kepala Dusun Ko Sawah berawal dari penyerahan bantuan beras Rasidi dari provinsi, dimana tiap warga mendapatkan jatah 20 Kg.

Namun harus diketahui, bahwa beras yang diberikan tersebut harus sesuai dengan nama yang sudah tercatat dalam daftar penerima.

“Sudah saya jelaskan tentang hal itu, namun mereka tetap tidak paham antara beras Rastra dengan beras Rasidi,“ terangnya.

Lanjut Mursid, di Dusun Ko Sawah ada enam warga penerima, tapi sudah meninggal, sehingga beras tersebut dialihkan kepada enam warga lainnya yang tidak mampu.

Mungkin adanya hal itu warga menganggap penyerahan beras tersebut tidak adil dan dianggap tebang pilih.

“Terus terang, saya takut melanggar aturan, bahkan pada saat Musrenbang waktu lalu hanya saya yang berani mengatakan di hadapan sejumlah teman kepala desa se Kecamatan Maesan agar untuk Desa  Gunungsari saya tidak hanya minta BPK yang turun ke desanya, jika perlu KPK pun untuk turun ke lokasi,“ tegasnya.(tim)