DPRD Kota Kediri Minta Eksekutif Lebih Optimal Dalam Penyerapan Anggaran

oleh

KEDIRI, PETISI.CO – Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2016 Pemkot Kediri masih menjadi sorotan dari sejumlah anggota DPRD Kota Kediri. Meskipun dalam LKPJ Walikota Kediri tahun 2016 ini terlihat ada penurunan Silpa dari tahun sebelumnya.

Kalangan Dewan menilai Silpa tahun 2016 sebesar Rp 230 miliar ini masih dinilai cukup tinggi. Untuk itu pihak legislatif meminta agar Pemerintah Kota Kediri lebih optimal dalam penyerapan anggaran,  khususnya dibidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Demokrat Yudi Ayubchan mengakui serapan APBD tahun 2016 bisa dikatakanlebih baik jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.  Namun dari segi nilai,  jumlah silpa 230 milyar bisa dikatakan masih sangat tinggi.

“Disini sebenarnya masih banyak potensi – potensi kebijakan yang bisa lebih dioptimalkan lagi,  sehingga Silpa yang cukup tinggi ini bisa di tekan,” kata Yudi Ayubchan pada Wartawan.

Apalagi dalam setahun 2015 trend kemiskinan di Kota Kediri dari tahun sebelum nya,  dari data yang dihimpun sekitar 8,51persen dari jumlah penduduk Kota Kediri.

“Masih banyak anggaran yang belum terserap maksimal,  indikator penyerapan bagus itu apabila pada bidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan bisa terserap secara maksimal,” ujar Ayub.

Sekedar diketahui, berdasarkan LKPJ Walikota Kediri, Pendapatan Daerah tahun 2016 ditargetkan sebesar Rp 1,196 triliun dan terealisasi Rp 1,179 triliun atau 98,61 persen. Ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 238,332 miliar dan Dana Perimbangan sebesar Rp 842,341 miliar serta pendapat daerah yang sah sebesar Rp 99,261 miliar.(dun)