Duka Warga Pakal, Bapak Pulang Umroh, di Rumah Putrinya Meninggal Dunia

oleh
Kedatangan Umroh di Bandara Juanda Surabaya

SURABAYA, PETISI.CO –  Hidup dan mati adalah takdir Tuhan Yang Maha Esa. Bisa jadi itulah yang menimpa keluarga Kandim, waga Pakal Mulyo, Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal, yang berduka atas meninggalnya  anak bernama Ida Rosyda.

Menurut  Muhajir keluarganya, ” Bapak pulang  umroh, dari Bandara International Jidah pukul 23.00 waktu setempat,  saat itu juga anaknya Ida Rosyid (28), telah pulang ke Rahmattullah. Sedangkan orang tuanya, Kandim (58), masih dalam penerbangan menuju Bandara International Juanda, Surabaya,” terangnya salah satu keluarga.

Masih kata Muhajir, anak tertua,  tujuan  bapaknya, Kandim  pergi umroh untuk memohon kepada Allah agar dikabulkan atas kesembuan adiknya yang sudah lama sakit lumpuh sejak umur 11 tahun.

“Bapak niat berangkat umroh agar yang didapat kesembuan adik saya,”  kata Muhajir dengan sedikit isak tangisnya.

Namun, dengan perjalanan waktu yang berbeda, sebelum kepulangan orang tuanya kurang tiga hari, kondisi Ida tiba-tiba sakit dan kritis. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam Benowo.

Pemakaman almarhumah Idah Rosyda

Dan di rumah sakit tersebut sudah rawat inap selama beberapa hari, tapi kondisinya semakin kritis, hingga pihak rumah sakit tidak mampu menangani, karena air injeksi tidak bisa ke tubular dan akhirnya dibawa pulang.

Kini, kepulangan orang tua dari umroh,  tetapi justru Ida sudah meninggalkan keluarga untuk selamanya. “Aatas kepergian adik ( Idah Rosyida) ini, semoga amal perbuatannya diterima di sisi-Nya, Amin,” ucapannya.(irul)