Surabaya, petisi.co – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menggagas program Sekolah Garuda di seluruh provinsi Indonesia. Ditargetkan program ini sudah mulai berjalan pada tahun ajaran baru 2026.
Pemerintah Proviinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mendukung program tersebut, karena sejak dulu Jatim punya potensi luar biasa. “Pada prinsipnya kami siap. Tinggal menunggu penunjukan dari kementerian,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai di Kantor BPSDM Jatim, Jumat (16/1).
Dijelaskan, Sekolah Garuda ini dibentuk oleh pemerintah pusat. Nantinya Kemendikti Saintek akan menunjuk sekolah-sekolah terpilih di kabupaten dan kota sebagai pilot project, termasuk di Jatim. “Jadi Sekolah Garuda ini akan dijadikan proyek percontohan nasional,” tegasnya.
Nantinya, lanjut Aries, Sekolah Garuda tidak selalu harus dibangun baru. Pemerintah daerah dapat mengusulkan SMA yang sudah ada untuk dinilai kelayakannya oleh kementerian. Bisa di berbagai daerah, bahkan Jatim siapkan usulan dari 38 kabupaten dan kota.
Terkait jumlah Sekolah Garuda di Jatim, Aries merujuk pada arahan Presiden yang menyebutkan satu Sekolah Garuda untuk setiap kabupaten/kota. “Kalau arahan Presiden satu kabupaten satu sekolah, berarti ada 38 kab/kota di Jatim. Artinya, potensi itu ada dan kami siap,” tegasnya.
Saat ini, Dindik Jatim mulai mengajukan usulan sekolah dan menunggu proses survei serta verifikasi dari Kemendikti Saintek, apakah sekolah tersebut layak menjadi Sekolah Garuda.
“Yang pasti Jatim memiliki sumber daya dan potensi siswa yang memadai untuk menjalankan program tersebut,” tegasnya.
Sekolah Garuda ini, tambahnya, akan menerapkan standar pendidikan yang lebih tinggi dibanding sekolah reguler. Seleksi siswa dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan capaian akademik dan aspek psikologis.
“Standarnya tinggi, nilai akademik, psikotest, dan evaluasi rutin setiap bulan. Sistem pembelajarannya juga lebih menantang karena siswanya memiliki kemampuan di atas rata-rata,” ungkapnya.
Diharapkan lulusan Sekolah Garuda mampu bersaing masuk perguruan tinggi negeri unggulan, bahkan perguruan tinggi internasional. “Harapannya lulusan Sekolah Garuda bisa masuk PTN terbaik, bahkan kampus internasional,” kata mantan Kepala BPSDM Jatim ini. (bm)








