Empat Kandidat Berebut Kursi Sekda Surabaya, Ini Visi Mereka

oleh -103 Dilihat
oleh
Keempat kandidat Sekda Surabaya saat pemaparan visi dan strategi di depan panelis

Surabaya, petisi.co – Pemerintah Kota Surabaya resmi menggelar Seleksi Kompetensi Jabatan (Assessment Center) untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda), Jumat (1/8/2025), di Ruang Sidang Wali Kota. Dalam seleksi terbuka ini, empat kandidat memaparkan visi, strategi kepemimpinan, serta pendekatan kolaboratif mereka untuk mendukung pembangunan kota.

Keempat peserta adalah kepala OPD aktif yang telah lolos tahap administrasi dan kini diuji langsung oleh lima panelis profesional dari instansi pusat, perguruan tinggi, dan pemerintah provinsi.

Paparan disampaikan sebagai berikut:

  1. Dedik Irianto (Kadis Lingkungan Hidup) – menekankan sinergitas pembangunan partisipatif menuju Surabaya Kota Dunia.
  2. Rachmad Basari (Kepala Bapenda) – mengusung konsep pembangunan inklusif dan berkelanjutan melalui optimalisasi sumber daya daerah.
  3. Lilik Arijanto (Kadis Perumahan) – berbicara tentang transformasi Surabaya menjadi kota maju, humanis, dan berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor.
  4. Eddy Christijanto (Kadispendukcapil) – mempresentasikan strategi “Koki Birokrasi” dalam mempercepat Surabaya sebagai Global Smart City.

Ketua Panitia Seleksi, Prof. Fendy Suhariadi, menyatakan keempat kandidat menunjukkan kualitas yang solid. Masing-masing memiliki rekam jejak birokrasi yang kuat dan mampu mengartikulasikan gagasan dengan baik.

“Mereka semua adalah talenta terbaik Surabaya. Visi mereka relevan dan integritasnya diuji lewat tanya jawab yang mendalam,” kata Fendy.

Tim panelis meminta peserta menilai integritas diri mereka secara jujur dalam skala 10–100. “Kami ingin lihat transparansi dan refleksi diri para calon,” imbuhnya.

Fendy menegaskan tugas tim pansel selesai setelah menyerahkan hasil penilaian kepada Wali Kota Eri Cahyadi. Penentuan akhir sepenuhnya menjadi wewenang wali kota.

Seleksi disiarkan langsung melalui kanal YouTube Bangga Surabaya agar masyarakat bisa ikut memantau prosesnya. Menurut Indah Wahyuni, Sekretaris Pansel sekaligus Kepala BKD Jatim, seluruh kandidat memenuhi standar kualifikasi yang dibutuhkan.

“Siapa pun yang terpilih, pasti hasil terbaik dari proses seleksi yang objektif dan transparan,” tutupnya. (dvd)