FIA Unitomo Launching Ruang Pusat Studi Kebijakan Dan Pelayanan Publik

oleh
Acara launching gedung baru dan dilanjutkan dengan bedah buku

SURABAYA, PETISI.CO – Di pertengahan tahun 2018, Kampus Unitomo Surabaya memiliki ruangan baru, khususnya di Fakultas Ilmu Administrasi. Berdirilah Ruang Pusat Studi Kebijakan Dan Pelayanan Publik.

Dalam launching Ruang Pusat Studi Kebijakan dan Pelayanan Publik juga digelar bedah buku dengan judul ‘Reformasi Birokrasi Administrasi Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor Berbasis Mobile Technology’,  Rabu (19/07/2018).

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, performance, lalu sambutan oleh Dekan Fakultas Ilmu Administrasi, Dr. Amirul Mustofa, M. Si., penyerahan buku kepada Kepala Samsat wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan KUPT Bappenda Prov. Jawa Timur. Kemudian doa yang dipimpin oleh Drs. Zainal Fatah, M.Si.

Lanjut kepada acara inti, diawali dengan presentasi Dr. Aris Sunarya, M. Si sebagai pengarang buku dan didiskusikan dengan pembedah buku. Yang dilaksanakan di lantai 3 Gedung Sumantri FIA Unitomo.

Moderator bedah buku kali ini, langsung dipandu oleh Rektor Unitomo, Dr. H. Bachrul Amiq, S.H., M.H., dan pembedah bukunya ada Dr. H. Akhmad Sukardi, M.M., selaku Sekretaris Daerah Prov. Jawa Timur dan Dr. H. Ulul Albab, M.S. yang juga merupakan Dosen Pasca Sarjana FIA Unitomo.

Saat ditemui petisi.co di gedung baru ruang tamu Pusat Studi Kebijakan Dan Pelayanan Publik, Dr. Aris Sunarya, M.Si., menerangkan bahwa, buku ini berdasarkan pengalamannya selama menjadi praktisi yang membidangi Teknologi Informasi Dan Pelayanan Publik. Pengalaman ini juga berasal dari pajak daerah yang sejak tahun 90an sampai 2018, dan telah ikut menciptakan prestasi-prestasi terkait reformasi pelayanan perpajakan.

“Pelayanan yang ada di buku ini juga diambil dari data Kabi Samsat, layanan yang disediakan ada mobil keliling, drive thru, e-samsat, dan pelayanan non tunai. Dan setelah pensiun dari birokrasi, kini diamanahi sebagai Dosen di Unitomo. Kemudian saya meluncurkan buku ini sebagai pengabdian di dunia pendidikan dan masyarakat,” tutur Dr. Aris Sunarya, M.Si.

Masih  menurut Aris, semoga bentuk pengabdian ini, menjadi referensi dasar dan teori untuk melakukan layanan dengan harapan masyarakat menyukai pelayanan yang berbasis teknologi. “Agar pelayanan nantinya memiliki konsisten yang tinggi, bersinergi, soliditas dan berani menimbulkan diskresi bagi seluruh komponen masyarakat,” tutup Dosen Pasca Sarjana bidang Perpajakan UPN Veteran Jatim tersebut. (arianto)