PETISI.CO
Gubernur Khofifah melepas tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Covid-19.
PEMERINTAHAN

Forkopimda Jatim Terjunkan Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

SURABAYA, PETISI.CO – Upaya menekan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) terus digencarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Kali ini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim membentuk Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19.

Rabu (16/9/2020) sore, tim pemburu ini dilepas langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama dengan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansah, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Tim pemburu ini terdiri dari unsur TNI/Polri, Satpol PP dan elemen masyarakat. “Tim ini secara khusus diterjunkan sebagai bentuk lain dari pada upaya pendisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan,” kata Khofifah.

Menurutnya, tim pemburu ini sangat penting karena sampai saat ini masih ada ancaman besar dari penyebaran Covid-19. Tidak ada yang bisa memastikan kapan Covid-19 ini berhenti.

Dalam upaya ini, tim sudah dibekali dengan instrument hukum baik dari tingkat Pemerintah Pusat yang telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, Perda Jatim Nomor 2 Tahun 2020, Pergub Nomor 53 Tahun 2020, serta Perbup dan Perwali masing-masing daerah.

“Ini bagian mengajak masyarakat harus displin pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, kemudian mendapat asupan gizi baik. Kalau ini tidak diikuti law enforcement masyarakat menganggap ini biasa-biasa saja,” jelasnya.

Kapolda Jatim, Irjen Pol M Fadil Imran mengatakan, penindakan akan dilakukan disetiap ruang-ruang publik dan titik keramaian. Sasarannya untuk yang stasioner adalah bagi mereka yang menggunakan ruang publik, khususnya jalan.

Sedangkan yang mobile, bagi yang melanggar protokol di tempat berkerumun. “Nanti ada tim tertutup. Kemudian melihat ada yang melanggar maka tim ini akan langsung menindak,” ucapnya.

Kapolda berdarah Sulawesi Selatan itu menyampaikan, penindakan ini penting karena masih banyak masyarakat yang tidak patuh pada protokol kesehatan. Hal ini dikhawatirkan membuat penyebaran Covid-19 makin masif. “Tindakan tegas harus dilakukan mulai sekarang,” tegasnya. (bm)

terkait

Sekda Bondowoso: Pemuda Adalah Pelopor Bangsa

redaksi

Jelang Pilkada 2020, Rijanto Tebar Pesona ke Desa-desa

redaksi

Anggaran Pencegahan Covid-19 di Jember Rp 479,4 Miliar

redaksi
Open

Close