Fuad Benardi Tak Keberatan Eri Cahyadi Maju di Pilwali 2024 Tanpa Dukungan Risma

oleh -67 Dilihat
oleh
Fuad Benardi, putra sulung Menteri Sosial Tri Rismaharini

SURABAYA, PETISI.CO – Fuad Benardi, putra sulung Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan Eri Cahyadi yang maju kembali dalam Pilwali Surabaya 2024 tanpa melibatkan nama ibunya tidak menjadi masalah bagi dirinya.

“Kepemimpinan ibunya selama 10 tahun sebagai Wali Kota Surabaya periode 2010-2020 tetap diingat oleh masyarakat Surabaya, sehingga pengaruhnya masih terasa dalam Pilwali 2024 mendatang,” ungkap Fuad Benardi.

Fuad juga menceritakan pengalamannya saat mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Dewan DPRD Jawa Timur Dapil Surabaya. Saat itu, dia dikenalkan sebagai putra sulung Mensos Risma selama kampanye dan masyarakat meresponsnya dengan positif.

“Warisan dari Bu Risma tetap melekat di hati masyarakat Surabaya. Dalam Pilwali Surabaya 2024, dukungan dari Bu Risma kepada siapapun calon akan sangat berpengaruh. Ini adalah efek yang tidak bisa dianggap enteng, bahkan tanpa dukungan langsung dari Bu Risma,” ujarnya.

Ia juga mengomentari tentang kemungkinan Eri Cahyadi-Armuji kembali mencalonkan diri dan bersafari politik ke partai-partai di Surabaya untuk Pilwali mendatang.

“Itu masih belum pasti terjadi karena masih ada kemungkinan adanya koalisi besar dengan partai lain,” kata Fuad.

Terkait tanggapan dari Risma sendiri, Fuad Benardi menyatakan bahwa ibunya masih menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-Perjuangan. Menurutnya, Eri Cahyadi tidak membutuhkan dukungan dari Bu Risma untuk maju lagi, karena masyarakat sudah memiliki penilaian terhadap kinerja Wali Kota Surabaya saat ini. Dia menegaskan bahwa masyarakat akan menilai berdasarkan kinerja wali kota yang sedang menjabat.

Fuad juga membandingkan situasinya sendiri sebagai keturunan Risma yang akan menduduki DPRD Jatim dengan situasi Eri Cahyadi.

“Ini kan menunjukkan bahwa penilaian masyarakat bergantung pada kinerja para pemimpin mereka,” pungkas Fuad. (dvd)