PETISI.CO
Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak dialog dengan salah satu peserta vaksin di Islamic Center.
PERISTIWA

Gelar Vaksinasi Massal, Pemprov Jatim Sasar Pegawai dan Keluarga ASN

SURABAYA, PETISI.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) makin masif mengadakan vaksinasi massal. Giliran kali ini yang disasar vaksinasi massal pegawai dan keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan pemprov Jatim secara serentak di 35 kabupaten dan kota.

Di Surabaya vaksinasi massal tersebut dipusatkan di Islamic Centre, Surabaya, pada Minggu (29/8/2021). Pada tahap pertama, sebanyak 6.571 dosis Sinovac dan 1.373 dosis dua Sinovac, serta 141 dosis dua AstraZeneca. Pelaksanaan vaksinasi dibagi menjadi 3 fase mulai jam 08.00 WIB.

Baca Juga :  LSM Jack Centre Jatim Menilai LKPj Tentang Anggaran PT Bogem Masih Menjadi Fenomena Perusda Yang Kontroversial

Di kompleks Islamic Centre, pelaksanaan vaksinasi massal ini dipantau langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak. Didampingi sejumlah kepala OPD, Khofifah dan Emil melihat dari jarak dekat jalannya vaksinasi massal.

Khofifah dan Emil menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah warga peserta vaksinasi dan para tenaga kesehatan di berbagai kabupaten dan kota secara virtual. Keduanya secara bergantian menanyakan berbagai hal yang berkaitan dengan proses vaksinasi di daerahnya masing-masing.

“Gimana senang sekolah tatap muka atau sekolah di rumah,” tanya Khofifah secara virtual kepada siswa peserta vaksinasi massal.

Baca Juga :  Sumbang 10 Ribu Masker, Pokja Wartawan Pemprov Jatim Dukung Gerakan Jatim Bermasker

“Senang sekolah tatap muka Bu, bisa bertemu teman dan guru,” jawab siswa tersebut.

Kepada para wartawan, Khofifah mengaku, vaksinasi massal yang dilakukan kali ini mencakup keluarga para ASN di lingkungan Pemprov Jatim. Termasuk para ASN yang purna tugas.

“Karena menyasar keluarga, kita juga siapkan vaksin khusus untuk anak usia 12 tahun sampai 17 tahun. Sesuai SOP nya mereka yang berusia 12 tahun sampai 17 tahun menggunakan vaksin Sinovac,” jelasnya.

Khofifah kembali mengatakan untuk yang lain menggunakan vaksin AstraZeneca.

Baca Juga :  Rumah Sehat di Surabaya Mulai Ditempati OTG

“Karena droping pada minggu-minggu ini dari jenis vaksin AstraZeneca. Pemprov Jatim terus berupaya menyisir berbagai kalangan masyarakat agar pelaksanaan vaksinasi berjalan maksimal,” ujarnya. (bm)

terkait

Antusias, Warga Kenayan Tulungagung ikuti Pelatihan Budidaya Akuaponik

redaksi

Emil: Peran Da’i Milenial Urgen Menjaga Ketentraman Hidup NKRI

redaksi

Reuni Akbar 212, Pakde Karwo Imbau Warga Jatim tak Berangkat ke Jakarta

redaksi