SURABAYA, PETISI.CO – DPC PDI Perjuangan Surabaya menggelar acara workshop bertema ‘Social Media Activation dan Digital Marketing’. Kegiatan yang telah diadakan akhir pekan lalu di Majapahit Meeting Room, Hotel Inna Simpang, Surabaya ini diikuti sejumlah pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono menuturkan, kegiatan workshop ini merupakan upaya PDI Perjuangan Surabaya, untuk ikut membantu Pemkot Surabaya dalam mengembangkan UMKM. Apalagi saat ini pemkot tengah bekerja keras untuk melakukan pemulihan ekonomi.
“Saya sangat terkesan sekali dengan acara yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan yang mengendorse pelaku UMKM, kader-kader PDI Perjuangan yang bergerak di bidang UMKM dan ekonomi kreatif. Mereka saat ini memang butuh pendampingan setelah pandemi Covid-19 melandai,” ungkap Adi.
Adi menuturkan, saat pandemi Covid-19 terjadi, UMKM yang paling terasa kena dampaknya. Mereka tertatih-tatih untuk mampu bertahan dan tidak hanya mengalami gulung tikar saja sudah harus bersyukur.
Untuk itu, lanjutnya, setelah pandemi mulai terkendali, kini saatnya semua stakeholder baik pemerintah maupun swasta untuk bersama-sama, menjulurkan tangan mengangkat kembali UMKM di tengah keterpurukan.
“UMKM di Surabaya jumlahnya sangat banyak. Pada tahun 2021 ini, jumlahnya mencapai 40.679 UMKM. Dan menurut catatan Bank Indonesia, sebanyak 87,5 persen UMKM di Indonesia terdampak pandemi Covid-19. Untuk itu, ayo bersama-sama kembali majukan UMKM kita,” ujarnya.
Ia berharap, PDI Perjuangan ke depan bisa menjadi wadah pergerakan sosial ekonomi, khususya bagi anak-anak muda Surabaya. Selain itu juga menjadi pusat pergerakan politik bagi anak-anak muda, dan pergerakan kaum perempuan dalam rangka membangun Surabaya yang lebih baik.
“Saya berharap pemuda dan perempuan semakin berpartisipasi dan berperan aktif dalam pembangunan Surabaya. Pemuda dan perempuan adalah lokomotor pergerakan pembangunan Surabaya ke depan. Dan PDI Perjuangan ingin berkontribusi untuk itu,” kata Adi.
Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Bidang Industri, Tenaga Kerja, Jaminan Sosial, Koperasi dan UMKM, Khusnul Khotimah menambahkan, saat ini Surabaya memiliki banyak UMKM dan ekonomi kreatif, yang sudah berjalan dan memiliki pangsa pasar sendiri.
Seiring semakin melandainya pandemi Covid-19, kata Khusnul, PDI Perjuangan Surabaya ingin muncul lebih banyak lagi UMKM-UMKM dan ekonomi kreatif baru di Kota Pahlawan.
“Kami berharap lebih banyak lagi masyarakat terlibat dalam pengembangan UMKM. Sehingga akan muncul entrepreneur baru yang bisa memajukan Surabaya,” paparnya.
Politisi perempuan yang juga menjabat Ketua Komisi D DPRD Surabaya ini mengatakan, peserta yang mengikuti talk show dan workshop diberikan wawasan, informasi, wacana dan rencana seputar dunia UMKM. Sehingga pasca acara peserta bisa meneruskan pengetahuannya kepada orang lain. Jika itu pengurus partai, bisa menularkan ke jajarannya.
“Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya agar terciptanya entrepreneur baru di Surabaya. Untuk itu kita gagas acara ini, sebagai bentuk perhatian DPC PDI Perjuangan Surabaya terhadap gegap gempita UMKM yang sangat banyak peminatnya,” pungkas Khusnul. (dwd)







