Gempa Bumi di Sulteng, 3 Atlet Paralayang Jatim Masih Belum Ditemukan

oleh

SURABAYA, PETISI.CO – Tiga atlet paralayang Jawa Timur (Jatim) belum diketahui keberadaannya pasca gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Saat peristiwa gempa dan tsunami terjadi, ketiganya berada di hotel Roa-Roa.

Ketiga atlet paralayang itu, masing-masing atas nama Reza Kambey, Ardi kurniawan dan Fahmi Ruddo. Mereka mengikuti kejuaraan Indonesia Open Paradigling XC FAI Cat 2 Palu Nomoni 2018 di Salena Nomoni Hills Site Paralayang, Kota Palu, 24-30 September.

“Sampai sekarang posisi mereka belum diketahui. Tapi perkiraannya berada di Hotel Roa-Roa. Sebab informasinya mereka juga menginap di sana,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim, Supratomo, ketika ditemui usai mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila di Grahadi, Surabaya, Senin (1/10/2018).

Selain ketiga atlet tersebut, ada beberapa atlet dan pelatih yang mendampinginya dalam kejuaraan itu. Namun, mereka sudah berhasil ditemukan, baik yang dalam kondisi luka-luka maupun sehat, yakni Rama, Sugeng Santoso, Rizky D, Gigih Iman dan Viki Mahardika.

“Mereka sudah dievakuasi dan ditempatkan di lokasi yang aman. Khusus Sugeng, dia adalah pelatih yang tahun lalu mendapat penghargaan di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) dan sekarang sudah dievakuasi di Malang,” ujarnya.

Pihaknya terus memantau perkembangan informasi dan menunggu laporan terkait Untuk mencari mencari informasi dan perkembangannya, Pengurus Provinsi (Pengprov) Olahraga Paralayang Jatim juga memberangkatkan tim ke lokasi bencana.

“Satu tim ada tiga orang yang diberangkatkan ke Palu dan dijadwalkan ke sana pagi ini,” ucap Pak Tom, sapaan akrabnya. (bm)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.