GMS 2025 Sukses, Kadispora Jatim: Antusiasme Masyarakat Luar Biasa

oleh -221 Dilihat
oleh
Hadi Wawan puas dengan penyelenggaraan GMS 2025

Surabaya, petisi.co -Gerak Jalan tradisional Mojokerto-Suroboyo (GMS) 2025 berakhir sukses pada Sabtu malam (15/11/2025). Sekitar 2000 peserta meramaikan even legendaris ini. Sepanjang rute yang dilewati peserta GMS, juga terlihat antusias warga melihat peserta dari pinggir jalan.

Peserta dilepas pukul 13.00 WIB dari Surodinawan, Mojokerto, dengan tujuan agar mereka dapat sampai di Tugu Pahlawan sebelum tengah malam. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran perjalanan dan menghindari penundaan yang bisa mengganggu jalannya acara.

Peserta GMS foto bersama usai finish di Tugu Pahlawan

“Acara dimulai lebih awal dari biasanya. Agar perjalanan lancar, peserta sampai finish sebelum tengah malam,” kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jatim Hadi Wawan Guntoro ketika ditemui di tempat finish Tugu Pahlawan, Sabtu (15/11) malam.

Salah satu aspek yang mencuri perhatian dalam pelaksanaan GMS 2025 adalah antusiasme masyarakat sepanjang rute perjalanan. Hadi Wawan menyatakan bahwa meski terdapat beberapa titik kemacetan, hal itu justru menambah semaraknya acara.

“Tingginya minat masyarakat yang ikut serta menyemarakkan acara membuat beberapa titik jalan memang macet. Ada warga menyiapkan minuman gratis untuk peserta, sementara yang lainnya membuka lapak dagangan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ada juga masyarakat yang menyediakan tikar untuk tempat istirahat, serta memasang sound system untuk menambah semangat peserta. Bahkan, di lokasi finish banyak warga berjualan makanan dan minuman. “Meski kemacetan terjadi di beberapa titik, namun semuanya masih terkendali,” tambah Hadi Wawan.

Keberhasilan ini, juga tak lepas dari peran serta tim pengatur lalu lintas yang sigap. Hadi Wawan merasa bersyukur karena sepanjang acara, tidak ada insiden besar yang mengganggu kelancaran acara.

“Sampai saat ini, tidak ada laporan kejadian yang signifikan terkait kesehatan peserta atau masalah lainnya. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar sesuai rencana,” tandasnya.

Namun, di sepanjang rute, panitia juga telah menyiagakan tim medis yang tersebar di sejumlah pos. Kehadiran tenaga medis ini sangat penting untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi selama perjalanan.

Beberapa peserta yang kelelahan atau mengalami luka ringan langsung mendapatkan pertolongan medis. Bahkan, ada beberapa peserta yang sempat hampir pingsan, namun segera ditangani dengan cepat. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.