Gus Iqdam Meriahkan Haul Akbar Pangeran Benowo ke-418

oleh
oleh
Gus Igdam (kiri) didampingi Agus Mashuri

Surabaya, petisi.co – Peringatan Haul Akbar Mbah Tosari (Syeikh Abdul Halim atau lebih dikenal sebagai Pangeran Benowo) ke-418 yang berlangsung selama lima hari, mulai 29 Januari, mencapai puncaknya pada Minggu malam (1/2/2026), di Lapangan Sepak Bola Putra Mars Benowo.

Acara yang dihadiri oleh ribuan jamaah ini menghadirkan Gus Iqdam dari Blitar sebagai pembicara utama pengajian umum.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Kamis (29/1/2026) dengan sema’an Al-Qur’an dan dzikir Ghofilin, diikuti dengan tahlil kubro dan ziarah kubur pada Jumat, pengajian kubro Muslimat NU pada Sabtu, serta pesta rakyat dengan makan gratis.

Cuaca siang hari sempat turun hujan membuat lapangan menjadi becek dan berlumpur, tidak menyurutkan hadirnya ribuan jama’ah yang ingin mendengarkan ceramah dari ulama muda yang sedang menjadi idola saat ini.

Ketua panitia H. Ali Afandi menyampaikan, bahwa haul ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang jasa ulama besar penyebar Islam di wilayah Benowo, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial masyarakat.

Ribuan jama’ah padati pengajian Akbar Gus Iqdam acar Haul Pangeran Benowo

“Haul ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga media dakwah, pelestarian sejarah, dan penguatan nilai kebersamaan,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi keagamaan, seperti Muslimat NU dan Fatayat NU, serta tokoh masyarakat setempat.

Panitia mengimbau agar seluruh peserta menjaga ketertiban dan kekhidmatan selama acara berlangsung.

Sementara, Anggota Komisi D DPRD Surabaya Agus Mashuri memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini, yang mendapat sambutan antusias dari warga masyarakat sekitar Benowo bahkan dari luar Surabaya.

“Sekarang warga semakin tahu sejarah, terutama jasa dari Mbah Tosari Pangeran Benowo dalam menyebarkan agama Islam di daerah ini,” ujar legislator PPP ini.

Warga Benowo dan sekitarnya telah mengusulkan agar komplek pemakaman Pangeran Benowo di Benowo Krajan Kecamatan Pakal untuk dijadikan sebagai destinasi wisata religi.

“Memang saat jaring aspirasi, banyak permintaan makam Pangeran Benowo dijadikan destinasi wisata religi. Alhamdulillah sekarang lokasi makam sudah banyak perbaikan termasuk pavingisasi jalan menuju makam, semoga Pemkot merealisasi usulan ini,” pungkasnya.

Karya Pangeran Benowo tidak hanya berdampak pada penyebaran agama Islam di wilayah Benowo, tetapi juga membentuk karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan menghargai nilai-nilai budaya lokal. (joe)

No More Posts Available.

No more pages to load.