PETISI.CO
Terdakwa Alif Doni.
HUKUM

Habis Beli Tiga Poket Sabu, Digerebek Polisi

SURABAYA, PETISI.COSidang perkara kepemilikan 3 poket sabu dengan terdakwa Alif Doni, kembali digelar di ruang sidang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (21/6/2021).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Neldy dari Kejari Surabaya, menghadirkan saksi penangkap dari kepolisian, Sutrisno.

Saksi Sutrisno di depan majelis hakim diketuai Martin Ginting, menceritakan proses penangkapan terdakwa Alif Doni.

Saat itu, saksi bersama timnya (4 anggota), sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat tentang sepak terjang terdakwa.

“Terdakwa kami tangkap, kemudian dilakukan penggeledahan di kamar kosnya. Ditemukan 3 poket sabu,” Kata Saksi Sutrisno, sembari menyebut bahwa sabu tersebut siap digunakan.

Baca Juga :  Bawa Empat Poket Sabu dari Madura Didakwa Sebagai Pengedar

Atas keterangan saksi, terdakwa membenarkan, barang bukti itu miliknya. bahwa kepemilikannya.

Terdakwa Alif Doni membeli sabu itu dari yoyok (DPO) dengan harga Rp 1,1 juta. Untuk dikonsumsi sendiri.

Terdakwa juga mengakui menggunakan barang haram baru 2 bulan. Alasannya untuk doping servis handphone tiap malam.

Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. (rif/pri)

terkait

Dihajar Mobil Dinas Kesehatan, Ojek Online Terpental

redaksi

Polres Mojokerto Ringkus 25 Tersangka dan Amankan 49,13 Gram Sabu

redaksi

Hakim ‘Bebaskan’ Bos Aman Samudera Lines

redaksi