Hama Wereng Meradang, Dinas Terkait Tutup Mata

oleh
Padi yang terkena wereng

PONOROGO, PETISI.CO – Merambahnya hama potong leher di hamparan tanaman padi warga wilayah Bungkal membuat petani pasrah. Pasalnya beberapa tindakan dilakukan oleh petani tidak bisa menyembuhkan serangan hama potong leher maupun serangan wereng coklat.

Kalau tanaman di wilayah Desa Munggu dan Kalisat, Kecanatan Bungkal banyak terserang hama tersebut. Dan kalau diminta mendata betapa luasan itu sulit pasalnya kerusakan sporadis. “Piye le ngetung luasannya, wong serangan ini pating tlemok (dikit-dikit). Pokoknya di setiap gerombol batang padi pasti ada yang terserang minimal 5 batang, jadi kalo dihitung ya sulit. Dari jalan raya kalau dilihat padi nya josss tapi didekati ehhh gabuk kalo isi pucuk, itu kalau tak segera dipanen yang ronyok gak ke makan kita,” keluh Misno.

Kalau daerah Tugu dan Sumberjo juga banyak yang diserang wereng coklat yang sebabkan padi kerdil dan tidak buah “Kalau poyong lehet bila batang padi di bawah buliran padi dah warna coklat wes gagal pasti buah gabuk,” imbuhnya.

Lagi warga yang enggan ditulis namanya, pernah dibilangi dari orang BPP Bungkal kalau di BPP banyak obat pestisida. “Katanya banyak obat tapi gimana kita kalau jemput obat dikira gak berani biaya, tapi ditunggu juga belum diperintah untuk ambil obat atasi hama ini,” ujarnya.

Sementara kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo, Harmanto ketika dikonfirmasi petisi.co, baik via WA atau SMS tidak ada respon. (mal)