Harga Ikan Gurami Anjlok, Peternak Kota Kediri Kelabakan

oleh
Pembibitan gurami

KEDIRI, PETISI.CO –  Anjloknya harga ikan Gurami di pasaran membuat sejumlah peternak di Kota Kediri kelabakan. Biaya produksi yang kian meningkat menjadikan penyebab pendapatan hasil panen yang tak seimbang.

Akibat masalah itu, salah satu kelompok peternak ikan di Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri, harus rela mengurungkan niatnya untuk membudidaya sejumlah ikan konsumsi.

Hartono, salah satu kelompok peternak ikan Gurami di Kelurahan Manisrenggo, mengaku tahun ini kesulitan mencari untung dalam budidaya ikan yang sudah digelutinya bertahun-tahun itu.

“Untuk sekarang harga ikan Gurami sekitar Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu, seharusnya bisa mencapai Rp 25 ribu. Sebab sekarang harga pakan per 50 Kg sudah mencapai Rp 200 ribu lebih, jadi tak sebanding antara pendapatan dengan pengeluaran,” ujarnya, Kamis (20/4/2017).

Menurut dia, salah satu faktor utama peternak mengalami kerugian karena harga ikan seperti ikan Gurami dan Nila yang tidak stabil di pasaran.

Pasalnya, kenaikan harga pakan yang terus meningkat tidak sebanding dengan keuntungan pada masa panen tiba. “Mau gimana lagi, sekarang harga ikan seperti Gurami dan Nila sedang anjlok. Jadi saat ini untuk beberapa kolam tidak kita fungsikan dulu,” imbuhnya.

Dari masalah itu, bahkan juga berdampak pada sejumlah bantuan kolam dari pemerintah setempat melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pasalnya, beberapa bantuan kolam tahun 2008 dan 2015 itu akhirnya tak berfungsi dengan maksimal dan mangkrak selama bertahun-tahun. Bahkan, monitoring dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kediri sampai saat ini juga belum dapat menyelesaikan masalah tersebut.(dun)