Harus Berburu Air, Nasib Warga Bendo Ponorogo Memprihatinkan

oleh
Nasib Warga Bendo Ponorogo Memprihatinkan

PONOROGO, PETISI.CO – Nasib yang mendera ratusan warga Rumah Restlamen Bendo yang sekarang disebut Kampung Bendorejo, sampai malam ini masih memburu air bersih, dari mencari ke tempat lama yang sudah dihancurkan beberapa bulan lalu, hingga harus membelinya ke desa lain.

Solusi tersebut sebuah pilihan yang harus dihadapi dan dirasakan ratusan warga, karena air yang diharapkan dan merupakan program Pemda, yaitu air dari Sumur tanah di wilayah Ngegaran Sawoo sudah tiga hari ini tidak mengalir.

Padahal sumur tersebut diharapan untuk sumber kehidupan warga di Bendo.

Seperti dikatakan Jemitri Sabtu malam (9/6/2018) pukul 19.30 wib kepada petisi.co bahwa malam ini warga rame – rame berburu air bersih. Pasalnya tiga hari tidak mandi.

“Nasib warga Bendo mengerikan Mas. Tadinya mau ambil ke rumah lama, tapi ngak jadi karena gelap mas, ini beli ke Sawoo, jadi kita – kita semakin sulit disini. Kalau air yang merupakan sumber hidup harus seperti ini langkanya, giman kita,” jujur Jemitri.

“Kalau siang tadi ambil di rumah lama yang dirobohkan itu lo mas ya tetap jauh, malam ini kita carter mobil pick up beli ke Sawoo yang 1000 liternya harus menebus Rp 50 ribu,” imbuhnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Endang Retno Wulandari mengatakan, kalau keluhan warga Bendo sudah disampaikan ke Kepala Bappeda dan PDAM.

“Sudah tak teruskan ke Bappeda dan PDAM mas,” terangnya.

Lain lagi dengan Kepala Bappeda Sumarno, ketika dikonfirmasi pihaknya mengaku sudah dikroscek dan akan segera diperbaiki kerusakan Sumur di Ngegaran.

“Makasih mas infonya. Dan sudah saya tanyakan ini sedang dalam perbaikan,” pungkasnya.(mal)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.