Hasil Survei di Urutan Bawah, Cagub Luluk Masih Optimis Raih 55% Suara

oleh
oleh
Luluk saat diwawancarai wartawan di kantor DPW PKB Jatim

Surabaya, petisi.co – Meski hasil survei menempatkan posisinya di urutan paling bawah (3), Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah, masih menyimpan optimisme meraih dukungan sebesar 55% pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2024.

“Kami yakin masih berada di jalur yang tepat menuju kemenangan, meskipun beberapa survei menunjukkan hasil yang berbeda,” katanya dalam siaran persnya, Selasa (15/10).

Di survei terakhir yang dirilis lembaga survei ARCI, elektabilitas pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur yang tertinggi ditempati paslon nomor 2, Khofifah-Emil di angka 63,4%. Disusul Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans) 27,1%.

Posisi terakhir ditempati paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (LUMAN) di angka 2,8%. Yang belum menentukan pilihan 6,7% responden.

Luluk menanggapi hasil survei dengan tenang. Dia tidak khawatir dengan hasil tersebut. Dia yakin bahwa dukungan 55% suara dapat dicapai berkat solidnya mesin politik yang dimiliki oleh koalisi pengusungnya.

“Kami optimis bisa meraih 55% suara. Hasil survei tidak membuat kami gentar karena kami tahu tim kami sudah bergerak selangkah lebih maju dibandingkan tim lainnya,” ujarnya.

Optimisme Luluk ini, didasarkan pada kekuatan mesin politik yang digerakkan oleh partai pengusungnya, PKB. Seluruh mesin partai telah bergerak maksimal, terutama di tingkat akar rumput.

Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dari partai PKB juga telah mulai melakukan sosialisasi di konstituen masing-masing. “Ini menunjukkan bahwa kami siap untuk memenangkan hati rakyat,” tegasnya.

Bukan hanya itu, Luluk juga menyoroti keberhasilan tim di lapangan yang sudah mencapai konsolidasi hingga tingkat TPS. Salah satu bukti konkret, adalah konsolidasi yang baru saja dilakukan di tiga kecamatan di Kabupaten Nganjuk pada pagi hari tersebut.

“Pagi ini saya mendapatkan kabar bahwa di Nganjuk, sudah ada tiga kecamatan yang berhasil melakukan konsolidasi penuh. Ini menjadi bukti bahwa timnya sangat siap untuk menghadapi pilgub,” paparnya.

Selain mengandalkan mesin politik, Luluk juga percaya bahwa faktor personalitasnya memainkan peran penting dalam menarik dukungan dari masyarakat Jatim. Luluk percaya bahwa ia memiliki potensi yang tidak dimiliki oleh kandidat lain, yaitu belum pernah menyakiti hati rakyat Jatim.

“Ini adalah kekuatan tersendiri, di mana ia dapat mempresentasikan diri sebagai sosok yang bersih dari segala tuduhan kecurangan, gratifikasi, maupun korupsi. Rakyat butuh pemimpin yang bersih dan berintegritas. Saya berkomitmen untuk itu,” jelasnya.

Dari sisi program-program yang diusungnya, terutama terkait pengembangan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, Luluk optimis bahwa ini akan menjadi daya tarik utama bagi calon pemilih. Dia yakin bahwa program tersebut selaras dengan kebutuhan masyarakat Jatim saat ini.

“Kami sudah memetakan kebutuhan masyarakat di setiap daerah, dan program-program kami disesuaikan untuk menjawab permasalahan utama yang mereka hadapi,” tambahnya.

Mengakhiri pernyataannya, Luluk kembali menegaskan bahwa dirinya siap untuk meraih kemenangan pada Pilgub Jatim 2024. “Dengan dukungan masyarakat dan mesin partai yang sudah solid, saya yakin kita bisa memenangkan Pilgub ini dengan hasil yang memuaskan,” tandasnya. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.