Hujan 2 Jam, Longsor Terjang Rumah Warga Ngrayun

oleh
Longsor yang menimpa rumah warga.

PONOROGO, PETISI.CO – Setelah dua pekan longsor menerjang rumah warga di wilayah Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo, Kamis (22/3/2018) sekira pukul 20.00 wib bencana alam tanah longsor kembali terjadi di Desa/Kecamatan Ngrayun.

Bencana alam INI mengakibatkan rumah warga jebol. Kejadian longsornya tebing setinggi kurang lebih 5 meter yang berada disebelah kiri rumah milik Laman (70) warga Rt 02/Rw 07 Dusun Sambisuko Desa/Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo tersebut karena guyuran hujan yang sangat deras selama dua jam lebih pada Kamis petang.

Karena diduga tanah labil dan tidak mampu menahan guyuran hujan dengan intensitas tinggi, sehingga membuat tebing ambrol dan menimpa rumah dibawahnya.

Seperti dijelaskan Kapolsek Ngrayun AKP Sutriatna melalui anggotanya Brigadir Arifin saat Jumat pagi mendatangi TKP, pihaknya membenarkan kejadian longsor yang menimpa rumah warga di wilayah hukumnya tersebut.

“Longsornya tebing setinggi kurang lebih 5 meter di samping kiri dari rumah Pak Laman ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi selama kurang lebih 2 jam sebelum kejadian longsor. Dugaan kami karena tanah labil dan tidak mampu menahan guyuran hujan sehingga dengan mudah ambrol,” jelasnya.

Meski dalam kejadian bencana tanah longsor ini tidak ada korban jiwa, namun korban longsor mengalami kerugian materiil karena rumahnya mengalami kerusakan.

“Dari kejadian ini untuk korban jiwa nihil, namun pihak korban mengalami kerugian materiil kurang lebih Rp 15 jutaan,” imbuh Arifin.

Masih menurut Brigadir Arifin bahwa pihaknya bersama anggota lainnya pada Jumat pagi melakukan evakuasi dan pembersihan material lumpur yang menjebolkan dinding rumah Laman.

“Sejak Jumat pagi ini anggota dari Polsek Ngrayun dan Koramil Ngrayun dibantu puluhan warga sekitar melakukan pembersihan lumpur yang masuk ke rumah Pak Laman karena dindingnya jebol serta merusakan beberapa perabot yang didalam rumahnya dan kami himbau untuk sementara lebih waspada bila turun hujan lagi karena kita kawatir terjadi longsor susulan,” pungkas Arifin kepada petisi.co.(mal)

No More Posts Available.

No more pages to load.