PETISI.CO
Sarmudi (kanan) saat launching Studio Digital Golkar Jatim.
PARPOL

Ingin Dekat Masyarakat, Partai Golkar Launching Studio Digital

SURABAYA, PETISI.CO – Partai Golkar Jawa Timur (Jatim) terus melakukan inovasi dalam upaya makin mendekatkan diri dengan masyarakat. Setelah menggelar berbagai kegiatan melalui virtual, kini giliran DPD Golkar Jatim melaunching Studio Digital Golkar Jatim.

Ada dua studio yang diresmikan oleh Ketua Umum Airlangga Hartarto. Yakni, studio digital Golkar Jatim yang studionya menyatu dengan kantor Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya dan studio digital DPP Partai Golkar. Launching dilakukan secara virtual, Jumat (15/1/2021).

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengapresiasi dan salut atas inovasi Ketua DPD Golkar Jatim, M Sarmuji.

“Semoga ini menjadi inspirasi bagi DPD se Indonesia,” tutur Airlangga dalam kata sambutannya melalui virtual.

Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik), bahwa kaum millenial kita ada sekitar 90 juta. Jumlah yang sangat besar untuk potensi politik kita dan ini harus ditata oleh Partai Golkar.

Oleh sebab itu, potensi pemuda ini harus disentuh dengan peralatan yang mereka minati seperti facebook, twitter maupun instagram. Medsos harus menjadi alat komunikasi dan interaksi bagi para caleg dan parpol, menyampaikan program partai serta visi dan misinya.

Baca Juga :  Wujudkan Jatim Bebas Covid-19, Kapolda Launching Gerakan Santri Bermasker

Upaya maksimal ini, menurut Airlangga, diharapkan agar Partai Golkar bisa masuk di dunia pemilih pemula. Jika ini bisa dilakukan, maka generasi muda akan memiliki minat di dunia politik.

“Partai Golkar akan terus mendorong penggunaan medsos agar elektabilitas partai Golkar semakin baik. Dalam kesempatan itu Airlangga juga minta agar kader partai dan Ketua DPD se Indonesia untuk menjaga amanat Munas lalu,” ujarnya.

Apa yang dilakukan oleh DPP dan DPD Golkar Jatim yang menjadi inisiator memanfaatkan medsos berupa studio digital menunjukan telah mampu menyiapkan calon-calon legislator millenial, komunikator yang dimengerti oleh pemuda, pemimpin yang kuat serta membuat kebijakan yang dimengerti oleh rakyatnya.

Studio ini, diharapkan dapat membekali pemilih partai dengan ilmu politik, kedepannya Golkar juga tengah menyiapkan Golkar Institut, mempunyai balitbang dan Golkar terus bisa berdiskusi di media digital ini.

Baca Juga :  Cegah Kerumunan, DPC PKB Lamongan Bagikan Daging Kurban Secara Door To Door

Ketua DPD Golkar Jatim, M Sarmuji menyadari bahwa benar Partai Golkar bukan partai besar di Jatim. Secara geneologi politik Jatim juga bukan habitat utama Partai Golkar.

Jika merujuk pada geneologi politik yang genuine dimana pemilu 1955 Jatim dimenangkan oleh Partai NU (Nahdlatul Ulama) dengan perolehan suara sekitar 34 persen, PKI 23 persen, PNI 22,8 persen dan Masyumi 11 persen.

“Dari hasil pemilu 1955 itu, maka kita pasti bisa meraba afiliasi sebagian besar pemilih partai-partai tersebut dalam pemilu pasca reformasi. Dan hampir setiap pemilu pasca reformasi, Jatim dimenangkan secara bergantian oleh PKB dan PDIP,” jelasnya.

Untuk itu, kata Sarmuji, Golkar Jatim bekerja keras mencari cara untuk bisa menang dengan menempuh segala ikhtiar yang mungkin bisa dilakukan. Diantaranya, diluncurkannya Studio Digital Golkar Jatim oleh ketua umum.

Baca Juga :  Peringati Hari Anak Nasional, Bupati Launching Program Pengangkatan Anak Asuh di Kabupaten Magetan

“Teknologi informasi (IT), memberi peluang untuk menjangkau pemilih melintasi batas ideologis dan atribut sosiologis,” ucap Sarmuji yang juga Ketua Alumni Universitas Negeri Jember (KAUJE) ini.

Pihaknya telah mendeklarasikan revolusi komunikasi, suatu cara baru untuk menjangkau pemilih seluas mungkin. Setiap waktu dalam 24 jam sehari, tujuh hari dalam seminggu.

“Mesin politik medsos akan bekerja menjangkau pemilih bahkan ketika kami sendiri sedang tidur lelap,” paparnya.

Meski medsos menjadi terobosan baru dalam menjangkau konstituen, Sarmuji juga tidak akan melupakan pasukan darat karena pada akhirnya penentu kemenangan dalam pertempuran adalah pasukan infantri.

Tetapi dalam perang konvensional sekalipun pasukan darat tetap membutuhkan dukungan pasukan udara yang handal. Ia juga menargetkan dalam enam bulan ke depan sudah terbentuk.

“Studio Digital Golkar Jatim ini nantinya akan memproduksi konten baik yang bersifat kegolkaran maupun informasi penting lain yang dibutuhkan oleh masyarakat Jatim,” tandasnya. (bm)

terkait

Surya Paloh Klaim Prestasi NasDem tak Kalah dari Partai Lain

redaksi

Hasil Penghitungan Cepat Sementara Pilwali Kota Kediri, Mas Abu Menang Telak

redaksi

Gus Ipul Canangkan JELITA Tahun 2017

redaksi