Petisi
Petrus memaparkan hasil hasil riset 19 Pilkada serentak di Jatim.
PERISTIWA

IPOL: Pilkada Kota Surabaya Paling Banyak Diberitakan

SURABAYA, PETISI.CO – Dengan memanfaatkan teknologi IDS (IT Development dan Solution), IT Research and Politic Consultan (IPOL) Indonesia menemukan bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya menjadi yang paling banyak diberitakan dari 19 Pilkada Kabupaten/Kota serentak di Jawa Timur (Jatim).

Temuan itu, tidak terlepas dari sosok Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang akan berakhir pada tahun 2020 mendatang.

“Kondisi ini mempengaruhi perhatian publik atas siapa kandidat yang layak menggantikan Risma,” kata CEO IPOL Indonesia Petrus Hariyanto, saat memaparkan hasil riset 19 Pilkada serentak di Jatim, Kamis (14/11/2019).

IPOL mengelompokkan Pilkada Jatim 2020 menjadi lima wilayah. Pertama ‘Tlatah’ Arek, kedua Tapal Kuda, ketiga Pantura, keempat Mataraman, dan kelima Madura. Masing-masing wilayah, untuk sementara ini diwakili oleh satu kota/kabupaten.

Untuk wilayah Arek, IPOL memantau Kota Surabaya dan Kabupaten Mojokerto. Sedangkan Tapal Kuda memantau Kabupaten Jember, Kabupaten Lamongan untuk Pantura, Kabupaten Ngawi untuk Mataraman, serta Sumenep untuk wilayah Madura.

Selain sosok Risma, pilkada Surabaya paling banyak diberitakan, karena isu yang berkembang dipengaruhi oleh munculnya sejumlah nama tokoh nasional yang dikabarkan akan maju sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya. Salah satunya, adalah Ahmad Nawardi, anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI.

Sedangkan kandidat yang digadang sebagai calon potensial dalam Pilkada Surabaya, diantaranya Whisnu Sakti Buana (Wakil Walikota Surabaya), Eri Cahyadi (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya), Armuji (Anggota DPRD Jatim), KH Zahrul Azhar (Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional).

Ada juga nama Dyah Katarina (istri mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH), Wahyuddin Husein (Tokoh Nahdatul Ulama dan Ketua DPC PKB Surabaya), Ngatmisih S.H., M.Hum. (Mantan Kepala BPN Bangkalan), Dhimas Anugrah (Politisi Muda PSI), dan Lia Istifhama (kader PPP dan keponakan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa).

Daftar nama yang dimiliki IPOL berasal dari pantauan elemen Big Data, yaitu pemantauan dinamika isu, baik di media online maupun di media sosial. Khusus untuk elemen Big Data, IPOL menggunakan program bernama IDS, yaitu Intelligent Dynamic Signal.

Fungsi utama IDS adalah meng-crawling data open sources, yang disertai dengan visualisasi sesuai dengan cluster data yang dibutuhkan. Data yang ada di IDS adalah data dinamis, dapat bertambah setiap waktu, dan bersifat real-time.

Berdasarkan analisa rekam jejak dari masing-masing tokoh tersebut, terdapat tiga nama yang paling potensial menurut IPOL. Berdasarkan pantauan media, Whisnu Sakti Buana memiliki popularitas tertinggi, dengan jumlah ekspos 43 persen dalam dua bulan terakhir.

Selanjutnya, Eri Cahyadi sebagai Kepala Bappeko Surabaya yang kerap kali diberitakan media massa memiliki kedekatan dengan Tri Rismaharini. Ekspos Eri Cahyadi dalam dua bulan terakhir sebanyak 21 persen berita dari keseluruhan bakal calon yang terpantau maju dalam Pilwali Surabaya.

“Tak bisa dipungkiri, sedikit banyak Eri Cahyadi sebagai Kepala Bappeko memiliki peran dalam pembangunan Kota Surabaya yang mengedepankan konsep Kota Modern,” ujar Petrus.

Rekam jejak antara Whisnu Sakti dengan Eri Cahyadi, lanjut dia, sedikit berbeda, terutama jika dikaitkan dengan Risma. Whisnu sempat diterpa rumor tidak harmonis dengan Risma. Salah satunya pada tahun 2011 terkait perhitungan nilai sewa reklame. Sedangkan Eri, dicitrakan kerap mendampingi Risma dalam berbagai acara. Sehingga berpotensi positif terhadap popularitasnya di kalangan masyarakat.

“Ada juga calon alternatif yang kami temukan. Yakni Harianto yang merupakan Ketua Peradi Surabaya. Terkait pencalonan di Partai Nasdem, Harianto masuk ke dalam tiga besar nama yang akan direkomendasikan oleh Partai Nasdem untuk diusung sebagai Bakal Calon Wali Kota Surabaya,” jelasnya.(bm)

terkait

Bawaslu Bondowoso Tertibkan Semua APK

redaksi

Dihadiri Puluhan Ribu Slanker, Ngaji Kebangsaan Berlangsung Semarak

redaksi

UPT Puskesmas Kutorejo dan PMI Baksos Donor Darah

redaksi