Jakarta Banjir, Ahok Minta Maaf ke Ibu-ibu

oleh
Sejumlah warga beraktivitas saat banjir menggenangi di kawasan Sawah Besar, Jakarta, Selasa (21/2/2017). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa ada 54 titik banjir yang tersebar di wilayah Jakarta dengan ketinggian bervariasi. (ant)

JAKARTA, PETISI.CO – Banjir kiriman yang kembali melanda Jakarta beberapa waktu lalu membuat Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama merasa prihatin juga. Pasalnya, normalisasi Kali Ciliwung hingga kini masih 40 persen prosesnya.

Hal itu dia sampaikan usai menjalani sidang kesebelas kasus dugaan penodaan agama pada Selasa (21/2/2017) malam.

“Saya sampaikan permohonan maaf ke warga Jakarta, saya enggak bisa kerja penuh waktu, padahal saya tahu warga DKI sedang mengalami banjir,” ujar Ahok, di Auditorium Kementrian Pertanian, Jakarta.

Dirinya juga meminta maaf kepada warga Jakarta yang menjadi korban dan terdampak banjir. Dirinya juga menyebut bahwa apa yang dituduhkan itu dilakukannya dengan sengaja. Tapi karena ada pihak-pihak yang berusaha menjegalnya untuk meneruskan pembangunan ibukota, akhirnya memanfaatkan situasi. Dengan alasan menistakan agama, ia didemo dengan mengumpulkan massa se Indonesia dan diseret ke persidangan.

“Mohon maaf khususnya kepada ibu rumah tangga, karena saya mengalami sidang seperti ini. Walau saya enggak ada niatan menoda agama, ini sudah terjadi,” kata Ahok.

Permintaan maaf Ahok iniĀ  karena harus menjalani sidang hingga sekitar pukul 22.30 WIB di saat warga Jakarta terkena banjir. Ahok mengatakan, dia sudah menginstruksikan jajaran terkait agar tempat pengungsian dilengkapi air panas sehingga para ibu rumah tangga tidak kesulitan saat akan membuat susu untuk anaknya.

Ahok juga meyakini, jika normalisasi sungai di Jakarta sudah selesai 100 persen, dipastikan bisa mengurangi ancaman banjir di Jakarta untuk tahun-tahun mendatang.

Ahok berharap, korban banjir yang hingga kini masih hilang bisa segera ditemukan.

“Lalu ada satu PPSU meninggal belum ketemu, kami berharap bisa ditemukan, kami kerja keras,” ujar Ahok.(sdk)