Jalan Raya Hancur, Pengguna Jalan Jadi Korban, Pemkab Jember Cuek

oleh -38 Dilihat
oleh
Jalan raya yang dipasangi tulisan

JEMBER, PETISI.CO – Jalan penghubung jalan raya antara Kecamatan Gumukmas lebih tepatnya di Dusun Puger Kulon, Kecamatan Puger hancur. Yang paling parah terlihat di sebelah selatan Jembatan Besini, aspal kurang lebih 15 Meter hilang, terlihat hanya tinggal bebatuan yang nampak.

“Korban sudah tidak bisa terhitung lagi dan sempat ada korban meninggal beberapa waktu lalu, apalagi di kala hujan datang, jalan raya tertutup air, dan bisa dipastikan akan mengakibatkan pengendara motor tidak tahu dan bisa mengakibatkan kecelakaan,” ¬†ujar salah satu warga bernama Pak Jo (45).

Diketahui, kondisi jalan raya yang rusak sudah kurang lebih 7 bulan dan semakin hari semakin melebar. Bahkan sempat ada warga yang berinsiatif untuk memberikan rambu-rambu ala kadarnya, seperti dari bambu yang ditancapkan di pinggir jalan cerukan yang paling dalam. Maksudnya, agar pengendara lebih waspada dan tidak menjadi korban kesekian kali.

Pantauan petisi.co keberadaan jalan rusak di wilayah Jember bagian selatan bukan hanya terjadi di daerah Desa Puger Kulon, namun pemandangan yang sama juga terjadi di daerah Kecamatan Gumukmas, lebih tepatnya Dusun Menampu. Bahkan warga memasang tulisan “jalan rusak bro”, beserta beberapa ruas bambu seperti tempat duduk untuk memberi tahu pengendara agar tidak menjadi korban cerukan mengganga di badan aspal tersebut.

Fenomena jalan rusak di wilayah Jember selatan sudah tidak bisa dipungkiri. Seperti halnya di Kecamatan Kencong, di Dusun Petakan sampai kali ini belum ada pembangunan.(yud)

No More Posts Available.

No more pages to load.